Podcast Jaksa Menyapa Kejaksaan Negeri Sukabumi bersama RCL menghadirkan Kesbangpol membahas PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat). / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi gelar podcast Jaksa Menyapa dengan tema Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat “PAKEM” Menjaga Harmoni Menguatkan Kebangsaan. Episode kali ini menghadirkan dua narasumber, yaitu: Fahmi Rachman, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri, dan Jujun Juaeni, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sukabumi.
Dalam paparannya, Jujun Juaeni menegaskan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sukabumi masih berada dalam kondisi kondusif. Namun demikian, ia menilai dinamika sosial, isu politik, dan potensi gesekan antar-kelompok tetap membutuhkan pengawasan berkelanjutan agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
“Di Kabupaten Sukabumi tidak ada ideologi selain Pancasila yang dilaksanakan dan diamalkan oleh warga. Ini adalah konsensus nasional yang harus terus kita jaga sebagai bukti kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Jujun.
Ia menjelaskan Kesbangpol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan melalui penguatan komunikasi lintas lembaga serta penguatan deteksi dini. Jejaring pengawasan terus dibangun hingga tingkat desa sebagai upaya memastikan kerukunan sosial berjalan baik.
“Deteksi dini adalah ujung tombak pencegahan. Kami membangun jejaring hingga desa untuk menjaga kerukunan tetap terpelihara,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Fahmi Rachman menegaskan Kejaksaan turut memegang peran penting melalui mekanisme PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat). Menurutnya, PAKEM bukan hanya fungsi pengawasan, melainkan wadah koordinasi untuk memastikan beragama berjalan sesuai hukum tanpa memicu disharmoni sosial.
“PAKEM adalah ruang koordinatif untuk memastikan kehidupan beragama berjalan damai, tertib, dan saling menghormati di Kabupaten Sukabumi,”jelas Fahmi pada Jumat (5/12/2025).
Podcast PWI bersama Jaksa Menyapa :
Selain peran pemerintah dan aparat, kedua narasumber juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman lingkungan. Warga diimbau aktif menyampaikan informasi yang benar, tidak terpengaruh provokasi, serta segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan.
Kesbangpol turut memaparkan beberapa program strategis, seperti penguatan wawasan kebangsaan, peningkatan kapasitas forum kerukunan, serta koordinasi dengan forkopimcam. Kolaborasi lintas instansi dinilai telah berkontribusi signifikan dalam mencegah konflik dan menjaga keseimbangan sosial.
Menutup sesi dialog, kedua narasumber sepakat bahwa harmonisasi daerah hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen pemerintahan, aparat hukum, dan masyarakat bersinergi.
“Kebangsaan bukan hanya konsep, tetapi praktik gotong royong dalam menjaga kedamaian,” pesan Fahmi.
“Mari menjaga Sukabumi tetap aman dan rukun. Stabilitas daerah adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Jujun.
Dengan terselenggaranya podcast Jaksa Menyapa, diharapkan kesadaran publik terhadap pentingnya harmoni, kewaspadaan dini, dan penguatan nilai kebangsaan semakin meningkat di Kabupaten Sukabumi.
Sumber: RCL Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







