PWNU Jawa Barat mengutus Dr. KH. Aang Abdullah Zein selaku Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat sebagai calon Ketua MUI Jabar dalam MUSDA 2025 / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat mengutus pimpinan Pesantren Azzainiyah Sukabumi, Dr. KH. Aang Abdullah Zein, untuk maju sebagai calon Ketua MUI Jawa Barat dalam MUSDA MUI Desember 2025. Langkah ini menjadi ikhtiar strategis PWNU dalam memastikan estafet kepemimpinan ulama tetap terjaga dan berkelanjutan.
PWNU Jabar menegaskan pengutusan ini bukan sekadar keputusan organisatoris, tetapi bentuk kesadaran sejarah untuk menjaga kesinambungan perjuangan Aswaja An-Nahdliyah di tengah dinamika umat. Terlebih, dua periode sebelumnya MUI Jabar dipimpin oleh kader NU, Prof. Dr. KH. Rahmat Syafe’i, Lc., MA.
Baca: https://mediaaksara.id/200-kasus-hiv-aids-bupati-asep-japar-canangkan-sukabumi-bebas-hiv-aids/
Rekomendasi pencalonan KH Aang Abdullah Zein sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat ditandatangani oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Barat KH Abun Bunyamin, Katib Syuriah PWNU Jawa Barat KH Fatahillah, Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhamad, dan Sekretaris PWNU Jawa Barat KH Aceng Amrullah.
“Merujuk hasil Rapat Harian Syuriah dan Tanfidziyyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2025, serta mempertimbangkan kebutuhan kepemimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat yang berintegritas dan memiliki rekam jejak pengabdian yang luas, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat dengan ini menyatakan sepakat, mengusung dan memberikan rekomendasi kepada Dr KH Aang Abdullah Zein, M.Pd.I. yang merupakan Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat sebagai Calon Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat Masa Khidmat 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang akan diselenggarakan mendatang,” sebagaimana isi surat rekomendasi PWNU Jabar.
Menurut Pengurus PWNU Jawa Barat, H. Dien At-Tasiki, kehadiran Dr. KH. Aang Abdullah Zein membawa harapan baru bagi proses regenerasi ulama. Ia dinilai memiliki integritas keilmuan, adab kepesantrenan, serta spirit pengabdian yang menjadi napas perjuangan NU sejak berdiri.
“Dr. KH. Aang Abdullah Zein hadir bukan untuk menggantikan yang tua, tetapi untuk meneruskan cahaya yang telah dinyalakan para pendahulu,” demikian pandangan yang disampaikan jajaran PWNU dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai figur Kyai muda NU, Aang Abdullah Zein diharapkan mampu membawa nilai-nilai adab, ilmu, dan khidmat pesantren dalam memimpin MUI Jabar, sekaligus memperkuat peran ulama muda dalam mengawal kemaslahatan umat di era modern.
PWNU mengajak seluruh Nahdliyin serta masyarakat Jawa Barat untuk mendukung, mendoakan, dan mengawal amanah besar ini agar selalu berada di jalan yang diridhai Allah SWT.
Redaktur: Rapik Utama







