Home / Kabar Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:54 WIB

Pemdes Sukajaya Labelisasi Rumah Penerima KIS PBI, Ini Tujuan dan Mekanismenya

Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi melakukan proses labelisasi 446 stiker bagi penerima KIS PBI APBD Sukabumi 2025, Selasa (27/01/2026) / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, memastikan pelaksanaan program labelisasi pemasangan 446 stiker bagi warga penerima bantuan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

Sekretaris Desa Sukajaya, Cece Purnama, melalui seluler menjelaskan program diawali sosialisasi kepada seluruh penerima manfaat PBI JKN. Dalam sosialisasi disampaikan setiap rumah penerima bantuan akan ditempeli stiker sebagai penanda kepesertaan aktif PBI JKN.

“Sejak awal sudah kami sampaikan melalui sosialisasi. Warga memahami dan bersedia rumahnya ditempeli stiker sebagai bukti kepesertaan penerima PBI JKN,” ujar Cece mewakili Kepala Desa, Selasa (27/01/2026).

Baca: https://mediaaksara.id/kolam-ikan-hotel-mahesa-tiba-tiba-kosong-sehari-kemudian-penuh-lagi-misteri-tak-terekam-cctv/

Ia menegaskan, warga juga menyatakan kesediaannya tidak melepas stiker selama masih terdaftar sebagai penerima bantuan PBI di wilayah Desa Sukajaya.

Baca: https://mediaaksara.id/miris-insentif-kader-posyandu-mekarjaya-tertahan-8-bulan-sekdes-sebut-dana-desa-tahap-ii-tak-kunjung-cair/

Pemasangan stiker dilakukan di Kampung Sukajaya Girang RW 01 RT 01 dan RT 02, hingga pelaksanaan berlangsung, tidak ditemukan penolakan dari masyarakat.

Baca: https://mediaaksara.id/mantan-kades-karangtengah-dibekuk-tipidkor-sukabumi-dana-blt-desa-rp13-miliar-diduga-dikorupsi-selama-3-tahun/

“Respons warga sejauh ini beragam. Ada yang bertanya lebih dulu, ada juga yang sudah mengetahui informasi ini dari Puskesos maupun pihak lain. Namun secara umum dapat diterima dengan baik,” jelasnya.

Cece menambahkan, karena pemasangan baru dilakukan, belum ada warga yang mengajukan keberatan atau keluar dari program. Pemerintah desa akan terus memantau perkembangan dalam beberapa hari ke depan.

“Kita lihat sampai besok atau lusa apakah ada perkembangan lanjutan setelah pemasangan stiker ini,” pungkasnya.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Insentif Guru PAUD Tidak Sesuai? GAPURA Bongkar Dugaan Masalah Teknis, DPRD Siap Bentuk Pansus

Kabar Daerah

Proyek Jalan Gudang Bikin Pedagang Meradang! Omzet Ambles 50%, Akses Bikin Pelanggan Bingung

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi “Lapor Pak Dedi” KNPI & Karang Taruna Desak Perusahaan Peka 

Kabar Daerah

KAHMI Minta KCD Jabar Gercep Atasi Konflik SMK di Sukabumi dan Cegah Pungli Perpindahan Siswa

Kabar Daerah

Praperadilan Ditolak! Polisi “Menang Telak”, Kasus Kekerasan Anak di Sukabumi Lanjut ke Babak Baru

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi, Warga Sebut Kang Dedi: Tagih Tanggung Jawab Proyek, Camat Gunungguruh Buka Suara!

Kabar Daerah

Darurat Pendidikan! Konflik SMK Bantargadung Memanas, Siswa Kelas 12 Dipindahkan Massal

Kabar Daerah

Kepsek Buka Fakta Sebenarnya! Bukan Disegel, Konflik Internal SMK di Sukabumi Picu Mutasi Massal Siswa