Pengguna jalan terjatuh dari sepeda motor saat melintasi jalan licin berlumpur di Gunungguruh, Sukabumi. / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Video berdurasi 1 menit 41 detik yang memperlihatkan kondisi jalan berlumpur di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, mendadak viral di media sosial dan memicu sorotan publik.
Rekaman yang diunggah akun TikTok @musisitidakdikenal itu menunjukkan ruas jalan dipenuhi tanah dan lumpur hingga membahayakan pengguna. Dalam video, seorang warga menyampaikan keluhan secara langsung sambil mengendarai sepeda motor.
“Assalamualaikum, Pak Dedi, izin melapor. Ini jalan di Kampung Legoknyenang, kiri kanan penuh tanah. Kalau bisa dibicarakan ke pemilik proyeknya, kalau sudah menggali tanah begini, ada musyawarah dengan masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PK KNPI Gunungguruh, Ujang Abdurrahman, menegaskan pihaknya meminta pengusaha lebih aktif menjaga kebersihan jalan, terutama saat musim hujan.
Ia menyoroti aktivitas kendaraan proyek yang membawa tanah hingga berceceran di jalan umum, sehingga memperparah kondisi licin dan berisiko bagi warga.

“KNPI Gunungguruh meminta pengusaha lebih aktif membersihkan tanah yang terbawa ban kendaraan, agar tidak mengotori jalan. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang,” tegasnya, Rabu (22/4/2026).
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id
Selain itu, KNPI juga mendorong unsur Muspika Kecamatan Gunungguruh untuk lebih responsif terhadap persoalan yang telah viral di berbagai platform media sosial.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Gunungguruh, Miftahudin, berharap perusahaan terkait memiliki kepedulian lebih terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.
“Saya harap perusahaan lebih peka dan peduli terhadap dampak lingkungan,” ujarnya singkat.
Camat Gunungguruh, Kusyana, turut merespons persoalan tersebut. Ia hanya sebatas menyampaikan video bahwa pihak perusahaan telah melakukan upaya pembersihan di sejumlah ruas jalan yang terdampak lumpur.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak perusahaan terkait langkah penanganan secara menyeluruh.
Reporter : Sr1
Redaktur: Rapik Utama







