Home / Kabar Daerah

Kamis, 8 Mei 2025 - 18:54 WIB

Camat Jampangkulon: Distribusi Pupuk Subsidi Belum Maksimal, Petani Diminta Aktif Laporkan Kendala

Camat Jampangkulon bersama tim BPP meninjau ketersediaan dan distribusi pupuk subsidi di toko pertanian wilayah Jampangkulon / Foto: Sdv@

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon bersama Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) melakukan monitoring terhadap dua toko pupuk pertanian di wilayah Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.

Camat Jampangkulon, Dading, saat dikonfirmasi Mediaaksara melalui sambungan seluler, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan pupuk subsidi yang dikeluhkan oleh sejumlah petani.

“Hasil monitoring dari dua toko menunjukkan bahwa penyaluran pupuk subsidi belum mencapai 100 persen,” ungkapnya, Kamis (8/5/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/petani-di-jampang-tengah-keluhkan-distribusi-pupuk-dan-bantuan-pertanian-tidak-tepat-sasaran/

Menurut Dading, terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan belum optimalnya penyaluran pupuk subsidi, antara lain:

Ketersediaan stok pupuk pertanian di toko wilayah Jampangkulon / Foto: Sdv@
Ketersediaan stok pupuk pertanian di toko wilayah Jampangkulon / Foto: Sdv@

1. Data KTP petani yang masih menggunakan sistem lama dan tidak terhubung secara online.

2. Aplikasi iPubers milik Kementerian Pertanian dan PT Pupuk Indonesia yang sering mengalami gangguan saat proses penebusan pupuk, sehingga memperlambat pelayanan.

3. Petani yang sedang sakit tetap harus datang untuk proses verifikasi foto bersama KTP; jika diwakilkan, harus disertai surat kuasa, yang seringkali menjadi kendala tersendiri.

4. Beberapa petani hanya mengambil sebagian alokasi pupuk karena keterbatasan dana.

Baca: https://mediaaksara.id/pupuk-bersubsidi-2025-dinas-pertanian-kabupaten-sukabumi-pastikan-tepat-sasaran/

” Atas kendala itu, Kami sudah koordinasikan dengan pihak BPP dan Kepala UPTD Disdukcapil agar proses distribusi pupuk subsidi bisa lebih mudah, tepat sasaran, dan 100 persen tersalurkan,” tambahnya.

Camat Jampangkulon juga mengimbau para petani penerima manfaat agar menggunakan pupuk subsidi dengan bijak dan segera melaporkan apabila terdapat kendala.

” Jangan sungkan untuk bertanya. Kami di kecamatan siap membantu menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/komisi-ii-dprd-jabar-lina-soroti-krisis-pupuk-dan-irigasi-sukabumi/

Tak hanya kepada petani, ia juga memberikan imbauan kepada para pedagang pupuk agar terus menjalin koordinasi dengan Muspika Kecamatan Jampangkulon dan memastikan pupuk tersalurkan dengan tepat.

Sebagai informasi, aplikasi iPubers dirancang mempermudah penyaluran pupuk bersubsidi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Melalui sistem ini, petani cukup membawa KTP ke kios resmi, lalu pemilik kios akan memindai NIK untuk mengakses data alokasi pupuk, mencatat transaksi, dan melakukan verifikasi melalui foto.

 

Reporter : Sdv@

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Insentif Guru PAUD Tidak Sesuai? GAPURA Bongkar Dugaan Masalah Teknis, DPRD Siap Bentuk Pansus

Kabar Daerah

Proyek Jalan Gudang Bikin Pedagang Meradang! Omzet Ambles 50%, Akses Bikin Pelanggan Bingung

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi “Lapor Pak Dedi” KNPI & Karang Taruna Desak Perusahaan Peka 

Kabar Daerah

KAHMI Minta KCD Jabar Gercep Atasi Konflik SMK di Sukabumi dan Cegah Pungli Perpindahan Siswa

Kabar Daerah

Praperadilan Ditolak! Polisi “Menang Telak”, Kasus Kekerasan Anak di Sukabumi Lanjut ke Babak Baru

Kabar Daerah

Viral Jalan Berlumpur di Sukabumi, Warga Sebut Kang Dedi: Tagih Tanggung Jawab Proyek, Camat Gunungguruh Buka Suara!

Kabar Daerah

Darurat Pendidikan! Konflik SMK Bantargadung Memanas, Siswa Kelas 12 Dipindahkan Massal

Kabar Daerah

Kepsek Buka Fakta Sebenarnya! Bukan Disegel, Konflik Internal SMK di Sukabumi Picu Mutasi Massal Siswa