Kepala Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Rohmatullah / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Kepala Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Rohmatullah, menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) . Hal ini disampaikannya saat diwawancarai awak media usai kegiatan pengukuran lahan bersama pihak perusahaan.
“Selama program dapat menunjang pembangunan dan meningkatkan ekonomi warga, tentu saya dukung. Apalagi jika prosedurnya sudah sesuai dan izin-izin yang diperlukan telah ditempuh oleh perusahaan,” ujar Rohmatullah, Jumat (13/6/2025).
Rohmat mengapresiasi sosialisasi yang telah dilakukan PT. BCE selaku pihak perusahaan. Menurutnya, sosialisasi tersebut sudah dilakukan dalam tiga tahap dan menunjukkan keseriusan dalam menjalankan prosedur.
Baca: https://mediaaksara.id/warga-datangi-kcd-sukabumi-sistem-ppdb-online-jawa-barat-eror-lagi-kdm-tidak-ada-titipan/
“Mereka menawarkan kompensasi kepada warga yang terdampak, seperti ganti rugi lahan, relokasi, dan kompensasi selama tiga tahun bagi petani yang lahannya terdampak pembangunan PLTA,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rohmatullah menegaskan program tersebut tidak akan merugikan warganya selama dilaksanakan dengan benar dan transparan.
“Kalau investor ditolak terus, mau sampai kapan kita tertinggal? Ini kesempatan agar desa kami berkembang, jalan diperbaiki, dan ekonomi bergerak,” tambahnya.
Meskipun pembangunan masih dalam tahap perencanaan dan pengukuran lahan, Rohmat berharap proyek PLTA terealisasi sesuai harapan warga.
Namun demikian, ia juga memberikan peringatan kepada warganya agar tidak mudah terpengaruh oleh makelar tanah yang mencoba memanfaatkan situasi.
“Desa tidak pernah menjanjikan harga lahan. Kesepakatan harga hanya dilakukan antara warga pemilik lahan dengan pihak perusahaan, tanpa perantara,” tegasnya.
Reporter : Juliansyah
Redaktur : Rapik Utama







