Home / Kabar Daerah

Sabtu, 8 Maret 2025 - 05:04 WIB

Status Bencana Sukabumi! 18 Kecamatan Terdampak, 3 Orang Meninggal 

Pemkab Sukabumi dan BNPB Gelar Rapat Penetapan Tanggap Darurat Bencana / Foto: Dokpim DKIP

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait penetapan status dan penanganan bencana di wilayah tersebut. Rakor berlangsung secara virtual di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Jumat malam (7/3/2025).

Sekretaris Daerah Sukabumi, Ade Suryaman, dalam laporannya mengungkapkan bahwa bencana yang terjadi pada Kamis (6/3) telah berdampak luas. Sebanyak 18 kecamatan terdampak, dengan korban mencapai 3 orang meninggal, 26 rumah rusak, serta 156 kepala keluarga (KK) atau 227 jiwa terdampak langsung. Selain itu, 157 KK (328 jiwa) terpaksa mengungsi, sementara 3 KK (10 jiwa) berada dalam kondisi terancam. Saat ini, estimasi kerugian masih dalam proses perhitungan.

Baca: https://mediaaksara.id/tragedi-longsor-di-lengkong-sukabumi-satu-keluarga-hilang-tertimbun/

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Lukmansyah, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons bencana ini. Ia menegaskan bahwa BNPB siap memberikan dukungan penuh, termasuk memastikan pemenuhan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat terdampak.

“Kami meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak,” tegasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/banjir-dan-longsor-landa-kota-sukabumi-7-titik-terdampak-akibat-hujan-ekstrem/

Selain itu, Lukmansyah menyoroti pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur, terutama jembatan yang putus di Kecamatan Simpenan. Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Palabuhanratu dengan Pajampangan.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran agar penanganan bencana ke depan lebih cepat dan efektif,” tambahnya.

Baca: https://mediaaksara.id/efisiensi-anggaran-2025-sekda-sukabumi-kurangi-belanja-yang-tidak-menghasilkan-output-konkret/

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menyatakan bahwa status tanggap darurat akan diputuskan pada Sabtu (8/3/2025) setelah seluruh kecamatan terdampak menyampaikan laporan lengkap.

“Keputusan akan diambil besok setelah semua data terkumpul,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/tragis-ibu-dan-anak-korban-banjir-di-sukabumi-ditemukan-berpelukan/

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat terkait langkah teknis dalam penanganan bencana.

“Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk langkah lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter : Azriel B. Rahman

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Irigasi Cilegok Ciracap Rusak, Ratusan Hektare Sawah di Sukabumi Terancam Krisis Air

Kabar Daerah

Sepekan Napi Acil Kabur dari Lapas Warungkiara, Begini Perkembangan Penanganannya! 

Kabar Daerah

HUT RI ke-81, Desa Nagraksari Meriahkan Kemerdekaan dengan Beragam Lomba

Kabar Daerah

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mahasiswa Sukabumi Guncang Gerakan: Gagasan “Sukabumi Plus” Mengemuka

Kabar Daerah

Ribuan Pohon Ditanam di Cinumpang, Sinergitas Gerakan KDM Hejo Keun Leuweung Sukabumi

Kabar Daerah

Mahasiswa Universitas Nusa Putra Kembangkan Portal Pendidikan Digital di Desa Cikahuripan

Kabar Daerah

Tujuh Tahun Bertahan, Pokdakan Mina Sauyunan Sukabumi Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Wisata Edukasi

Kabar Daerah

YFSBBP Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Rakyat dan Aksi Sosial di Jampangkulon