Home / Pemerintahan

Jumat, 7 Maret 2025 - 23:19 WIB

Efisiensi Anggaran 2025, Sekda Sukabumi: Kurangi Belanja Yang Tidak Menghasilkan Output Konkret! 

Rakor Efisiensi Anggaran Sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025 Oleh Oleh Sekda Sukabumi Bersama Perangkat Daerah / Foto : Dokpim DKIP

MEDIAAKSARA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama sejumlah kepala perangkat daerah di Pendopo pada Jumat, 7 Maret 2025. Rakor ini membahas tindak lanjut efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi tahun 2025 sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda menegaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan penggunaan keuangan daerah. Beberapa kegiatan yang dianggap kurang prioritas harus dibatasi atau bahkan dipangkas.

Baca: https://mediaaksara.id/tragis-ibu-dan-anak-korban-banjir-di-sukabumi-ditemukan-berpelukan/

“Dari efisiensi ini, terdapat beberapa anggaran yang dipangkas,” ujar Ade Suryaman.

Namun, pemangkasan anggaran tetap diserahkan kepada masing-masing perangkat daerah dengan mempertimbangkan urgensi dan prioritas program.

“Kami serahkan kepada perangkat daerah masing-masing karena mereka yang lebih memahami program mana yang benar-benar prioritas dan mana yang bisa dikurangi. Jadi, ini bukan sekadar memangkas anggaran tanpa pertimbangan,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/banjir-bandang-terjang-perumahan-sumur-tujuh-sukabumi-ratusan-warga-mengungsi/

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa efisiensi ini mengacu pada pedoman yang telah ditetapkan dalam Inpres, termasuk pengurangan belanja untuk kegiatan seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, seminar, serta perjalanan dinas yang tidak memiliki output jelas.

“Kurangi belanja yang tidak menghasilkan output konkret,” tegasnya.

Meski demikian, Sekda menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menghambat pencapaian target kinerja perangkat daerah. Program yang mendukung visi-misi Kabupaten Sukabumi harus tetap berjalan dengan optimal.

Baca: https://mediaaksara.id/hujan-deras-wilayah-palabuhanratu-terkepung-banjir/

“Kita ingin keuangan daerah lebih efisien, tetapi target kinerja tetap tercapai. Saya yakin kepala perangkat daerah dapat memilah mana yang harus dipangkas dan mana yang tetap harus dijalankan,” pungkasnya.

Reporter : Anggota ZA. Rahman

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Stop Pengangkutan Sawit di Cidolog dan Cikidang! Komisi I DPRD Sukabumi Bongkar Dugaan Pelanggaran HGU

Pemerintahan

Tak Ada Konflik Penggarap, Camat Bantargadung Beberkan Progres HGU, TORA hingga Lahan Relokasi Bencana

Pemerintahan

Camat Cibadak Dorong Gerakan Literasi Anak Sejak Dini, Inovasi Wujudkan Generasi Emas Indonesia 

Pemerintahan

HGU Berakhir 2028, Camat Ciemas Ingatkan Pentingnya Pemenuhan Syarat Teknis dan Administratif

Pemerintahan

Krisis Kepercayaan Publik Menghantam Imigrasi, Dirjen: Hapus Budaya Lama dan Buktikan Integritas!

Pemerintahan

Kabupaten Sukabumi Kembali Raih WTP ke-12, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel

Pemerintahan

38 Persen Desa di Sukabumi Tertib Penatausahaan Aset, DPMD Percepat Inventarisasi Berbasis SIPADES

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan Terlantar dan Transportasi Daerah