Home / Kabar Daerah

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:36 WIB

Gak Kapok! Lapak Sabung Ayam di Jampangkulon Dibongkar, Warga Geram 

Aparat gabungan lakukan pembongkaran lokasi sabung ayam di Kampung Citoke, Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Aparat Polsek Jampangkulon bersama Koramil dan Pemerintah Desa Padajaya membongkar kembali sebuah saung sabung ayam di Kampung Citoke RT 07/RW 02, Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (5/8/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Jampangkulon, Iptu Muhlis, menjelaskan pembongkaran dilakukan sebagai respons atas aduan warga yang dikirimkan lewat pesan WhatsApp, disertai bukti video aktivitas sabung ayam di lokasi tersebut.

“Pengaduan dilengkapi video. Kami bergerak cepat ke lokasi bersama forkopimcam. Saat tiba, tidak ada aktivitas sabung ayam, namun kami temukan arena berukuran 10×10 meter dari bambu, dan langsung kami bongkar,” ujar Iptu Muhlis.

Baca: https://mediaaksara.id/jumlah-penerima-bansos-menyusut-575-kpm-di-desa-sukamaju-cikakak-terima-bantuan-beras/

Muhlis mengungkapkan, lokasi tersebut sebelumnya juga telah ditertibkan pada 30 April 2025. Saat itu, aparat gabungan juga membubarkan kegiatan sabung ayam dan memberi pembinaan pada warga.

Meski sudah ditindak, arena sabung ayam kembali digunakan. Warga sekitar mulai geram, namun ragu bertindak karena lahan tersebut milik seorang tokoh masyarakat berinisial HA, yang juga diduga menjadi panitia di balik kegiatan tersebut.

“Menurut warga, aktivitas sabung ayam sudah berjalan dua minggu dan sudah tujuh kali digelar. Pertandingan diadakan tiap Selasa, Sabtu, dan Minggu, mulai jam 13.00 WIB,” ungkap Kapolsek.

Baca: https://mediaaksara.id/klarifikasi-podcast-anyar-pwi-sukabumi-bongkar-isu-panas-dan-potensi-daerah/

Dalam praktiknya, setiap peserta dikenai uang taruhan antara Rp250.000 hingga Rp750.000, dengan potongan 20 persen untuk panitia. Pesertanya pun tidak hanya dari desa sekitar, tapi juga dari luar kecamatan seperti Surade, Ciracap, Sagaranten, Ciemas, hingga Kalibunder.

“Kegiatan sabung ayam ini jelas meresahkan. Selain mengandung unsur perjudian, juga membawa dampak sosial negatif. Kalau dibiarkan, bisa mencoreng wibawa aparat dan menjadi sumber konflik sosial, apalagi dengan tokoh agama,” tegas Muhlis.

Aparat gabungan berkomitmen bertindak tegas terhadap segala bentuk praktik sabung ayam demi menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat.

 

Reporter: De

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Lutung Jawa Bertahan di Desa Penyangga TNGHS, Indikator Kesehatan Hutan Jawa Barat

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Smartboard di Rumah: Ulah Baru Kepsek! Klarifikasi ‘Beres’ SDN Kaum Bikin Penasaran

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar