Home / Kabar Daerah

Rabu, 28 Mei 2025 - 21:02 WIB

Monyet Serbu Kebun Warga di Cireunghas, Petani Rugi Jutaan Rupiah

Foto Monyet : Pixabay

MEDIAAKSARA.ID – Serangan monyet merusak lahan pertanian milik warga Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, peristiwa ini telah berlangsung selama hampir tiga bulan. Akibatnya, sejumlah petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena hasil panen dirusak satwa liar tersebut.

“Dalam kurun hampir tiga bulan, monyet datang berkelompok dan membuat kebun berantakan serta menjarah tanaman sayuran,” ujar Abah Lily (60), salah satu pemilik lahan, Selasa (27/5/2025).

Ia menyebut, kawanan monyet kerap menyerang wilayah perkebunan di daerah Ranggon, Cibuluh, Nenggeng, dan sekitarnya. Tanaman seperti jagung, ketimun, cabai, dan pisang menjadi sasaran utama.

Baca: https://mediaaksara.id/cemburu-buta-mantan-pacar-siram-air-keras-ibu-dan-anak-di-sukabumi-dua-pelaku-ditangkap-di-jakarta-dan-kalimantan/

“Kawanan itu datang hampir tiga sampai empat kali sehari dalam waktu yang berbeda. Jumlahnya bisa mencapai ratusan ekor. Kami tidak tahu dari mana asalnya,” lanjut Abah.

Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Banyak petani merugi karena tanaman tak bisa dipanen. Abah mengaku kerugiannya mencapai lebih dari satu juta rupiah hanya dari tanaman jagung.

Upaya pengusiran telah dilakukan warga, namun tak membuahkan hasil jangka panjang. Bahkan, sebagian warga memilih menghindar karena takut diserang.

Baca: https://mediaaksara.id/bocah-13-tahun-tenggelam-di-sungai-cimandiri-jampangtengah/

“Kalau terus dibiarkan, kami bisa rugi besar. Tapi warga juga takut mengusir karena khawatir diserang monyet,” ujarnya.

Ia menduga, kawanan monyet tersebut masuk ke permukiman karena habitat aslinya rusak, sehingga mencari sumber makanan di lahan pertanian.

Abah berharap ada tindakan dari pemerintah setempat untuk mengatasi gangguan ini sebelum kerusakan semakin meluas.

Baca: https://mediaaksara.id/polres-sukabumi-kota-bongkar-16-kasus-narkoba-19-orang-diciduk-12-ribu-jiwa-terselamatkan/

Menanggapi hal ini, Sekretaris Desa Tegalpanjang, Deni, menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari warga.

“Kami akan menugaskan kepala dusun untuk mengecek dan menghimpun data ke wilayah lahan pertanian yang dijarah,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui seluler.

 

Koresponden : Iwan

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Pemdes Tegalpanjang Salurkan Bantuan Pendidikan ke 12 Siswa Disabilitas dan Berprestasi

Kabar Daerah

‎Dugaan Penahanan Ijazah karena Tunggakan Komite, Laskar Fisabilillah Desak Audiensi ke Kemenag Sukabumi

Kabar Daerah

Gardu Induk Jampangkulon 150 KV Dioperasikan PLN, Perkuat Asta Cita Presiden dan Keandalan Listrik Sukabumi Selatan

Kabar Daerah

Futsal MAN 2 Kota Sukabumi Juara I POSMAD PORSENI Madrasah Tingkat Jabar 2026 ‎

Kabar Daerah

Panen Raya Manggis Cikembar Bawa Angin Segar Petani Sukabumi, Harga Naik Dua Kali Lipat, Cek Harganya ‎

Kabar Daerah

Pegawai Setda Sukabumi Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Tradisional

Kabar Daerah

Irigasi Cilegok Ciracap Rusak, Ratusan Hektare Sawah di Sukabumi Terancam Krisis Air

Kabar Daerah

Sepekan Napi Acil Kabur dari Lapas Warungkiara, Begini Perkembangan Penanganannya!