Home / Pemerintahan

Senin, 10 November 2025 - 09:55 WIB

Lahir di Hari Pahlawan, Bupati Asep Japar Pemimpin Pembawa Semangat Perjuangan Sukabumi

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar bersama Istri tercinta, Lahir 10 November 1963 merayakan ulang tahunnya yang ke-62 bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional 2025 / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Hari ini menjadi momen istimewa bagi Bupati Sukabumi, Asep Japar, yang genap berusia 62 tahun. Tepat 10 November 2025 bertepatan Hari Pahlawan Nasional, sosok pemimpin yang dikenal tegas dan bersahaja itu merayakan ulang tahunnya dengan refleksi atas pengabdian panjangnya untuk daerah Kabupaten Sukabumi.

Dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta, Asep Japar memulai masa kepemimpinannya dengan visi “Sukabumi Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).” Ia bertekad menjadikan pembangunan tidak sekadar fisik, tetapi juga berakar pada nilai kearifan lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyebut Asep Japar sebagai pemimpin yang menginspirasi dengan semangat kepahlawanan.

Baca:https://mediaaksara.id/menembus-kampung-terisolir-pasca-bencana-sukarame-cisolok-relawan-indonesia-care-dan-pmc-gelar-baksos-sukabumi/

” Pak Asep itu sosok pemimpin yang someah dan rendah hati. Ia mengajarkan kami bekerja dengan hati demi rakyat Sukabumi,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Sosok Asep yang akrab dipanggil Asjap yang lahir pada 10 November 1963 dikenal meniti karier dari bawah di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ia menempuh pendidikan hingga meraih Magister Manajemen, dan setiap jabatan yang pernah diembannya, selalu menekankan pelayanan publik yang profesional.

Sosok Humanis Kepemimpinan Bupati Sukabumi, H. Asep Japar saat dipinta waktu wawancara awak media / Foto: MediaAksara
Sosok Humanis Kepemimpinan Bupati Sukabumi, H. Asep Japar saat dipinta waktu wawancara awak media / Foto: MediaAksara

 

Di tengah padatnya tugas pemerintahan, Asep Japar dikenal dekat dengan masyarakat serta awak media . Ia kerap turun langsung meninjau pembangunan, berbincang dengan warga desa, hingga mendengarkan keluhan masyarakat tanpa sekat.

Baca: https://mediaaksara.id/dampal-jurig-kecam-penebangan-pohon-mahoni-di-jalur-warungkiara-palabuhanratu-pemerintah-abai-regulasi-lingkungan/

“Pemimpin itu harus hadir di tengah rakyatnya, bukan hanya lewat kebijakan di atas meja,” tuturnya.

Ucapan doa juga datang dari sang istri tercinta, Rina Rosmaniar, yang menyampaikan harapan penuh makna.

“Semoga suamiku selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan jalan terbaik dalam setiap langkah pengabdiannya. Setiap tahun yang bertambah semoga menjadi kesempatan untuk berbuat lebih baik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca: https://mediaaksara.id/rumah-lansia-rusak-parah-dihantam-angin-kencang-camat-jampangkulon-prioritas-bantuanrtlh/

Bagi masyarakat Sukabumi, tanggal 10 November kini memiliki makna ganda: peringatan Hari Pahlawan dan hari lahir pemimpin mereka. Keduanya menjadi simbol semangat perjuangan yang terus hidup di ruang pemerintahan dan pelayanan publik.

Dengan integritas, pengalaman panjang, dan ketulusan dalam mengabdi, Asep Japar diharapkan terus menjadi teladan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.

“Selamat ulang tahun untuk Bupati kita tercinta, H. Asep Japar. Semoga selalu sehat dan diberi kekuatan dalam menjalankan amanah,”tutup Ali Iskandar.

 

Sumber : Dens

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

May Day 2026 Sukabumi Disiapkan: Pemerintah, Buruh, dan Aparat Kompak Jaga Kondusivitas

Pemerintahan

Pengelolaan Insentif Guru PAUD Dievaluasi, Disdik Sukabumi Perkuat Validasi Data

Pemerintahan

Pondok SAE Berkah Mandiri Lapas Warungkiara Jadi Pusat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Pemerintahan

BOS Jangan Ngendap! DPRD Sukabumi Sentil Sekolah: Rawat Fasilitas Sebelum Rusak Parah

Pemerintahan

Air Bersih Dambaan! Lapas Sukabumi Bangun Sumur Bor untuk Warga di HBP ke-62

Pemerintahan

Proyek Jalan Gudang Rp1,2 Milyar Disorot! Inspektorat Temukan Selisih Pekerjaan, Potensi Kerugian Mulai Terendus

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Buka Pintu Aduan! Sentil Dugaan ‘Warisan Utang’ Kepsek hingga Skema Anggaran Pendidikan Revitalisasi 

Pemerintahan

Perda Desa Dirombak ! Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Komisi I DPRD Sukabumi Buka Pintu Aspirasi Publik