Bangunan sekolah rusak SDN Kaum Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID — Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya optimalisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya untuk perawatan sarana dan prasarana pendidikan. Dana tersebut diminta tidak dibiarkan mengendap tanpa memberikan dampak nyata bagi kualitas sekolah.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, berharap kepala sekolah bersama pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan penggunaan BOS tepat sasaran dan sesuai prioritas kebutuhan.
Menurutnya, fleksibilitas besaran dana BOS harus diimbangi dengan kebijakan yang tepat di tingkat sekolah, terutama dalam menjaga kondisi infrastruktur agar tetap layak dan berfungsi optimal.
“BOS itu variatif, ada yang besar dan ada yang kecil. Kepala sekolah harus bisa memanfaatkan sesuai aturan. Ketika memungkinkan untuk perawatan dan sesuai aturan, harus ada inisiatif agar infrastruktur pendidikan tetap terjaga,” ujarnya.
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id
Ia juga mengingatkan agar pihak sekolah tidak bersikap pasif dalam pengelolaan anggaran. Perawatan rutin dinilai lebih efektif dibanding menunggu kerusakan berat yang justru membutuhkan biaya lebih besar.
Di sisi lain, Ferry mengungkapkan adanya peluang tambahan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi pendidikan yang saat ini mulai berjalan. Program tersebut diharapkan mampu membantu percepatan perbaikan fasilitas sekolah di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Sekarang ada program revitalisasi yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur pendidikan di daerah,” tambahnya.
Dengan sinergi antara pengelolaan BOS yang optimal dan dukungan program daerah atau pusat, kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat terus meningkat.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







