Rapat Dinas Ramadan ke-17, Bupati Sukabumi Asep Japar Soroti Bencana, Kemacetan, dan Harga Pangan / Foto : Dokpim
MEDIAAKSARA.ID – Menjelang Lebaran 1446 H, Bupati Sukabumi Asep Japar memimpin rapat dinas bulanan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (17/3). Rapat ini membahas sejumlah isu strategis, termasuk penanganan bencana, arus mudik, dan ketersediaan pangan.
Rapat yang dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Sukabumi ini dipandu oleh Sekretaris Daerah, Ade Suryaman. Diawali dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terkait layanan perbankan, acara juga diisi dengan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris dua pegawai pemerintah peserta aktif BPJS.
Selain sebagai forum evaluasi, rapat ini juga menjadi ajang koordinasi lintas sektor. Sejumlah dinas, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), menjadi sorotan utama.
Dalam arahannya, Bupati Asep Japar mengapresiasi BPBD yang telah bekerja keras dalam penanganan bencana di wilayah Sukabumi. Ia juga menyoroti upaya Dishub dalam mengurai kemacetan, terutama di kawasan wisata yang menjadi favorit masyarakat saat libur Lebaran.
“Mudah-mudahan menjelang Hari Raya, kita bisa mengatasi kemacetan di lokasi-lokasi wisata,” ujarnya.
Disdagin juga mendapat perhatian, khususnya dalam pengawasan harga bahan pokok. Pemerintah daerah berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar guna memastikan stabilitas harga.
“Minyak goreng menjadi perhatian kita bersama, terutama terkait potensi kecurangan takaran. Jika diperlukan, kita akan melibatkan pihak kepolisian untuk menindak tegas pelanggaran ini,” tegasnya.
Dalam rapat ini, Bupati juga menekankan pentingnya mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mendorong perangkat daerah untuk membeli produk lokal dan mendukung bazar yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
“Saya berharap perangkat daerah bisa membantu UMKM dengan membeli produk lokal. Ini cara nyata untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat,” katanya.
Baca:https://mediaaksara.id/nestapa-korban-longsor-cikembar-harapan-relokasi-demi-hidup-yang-lebih-aman/
Di sisi lain, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menerapkan efisiensi anggaran sesuai kebijakan pemerintah pusat.
“Beberapa dinas yang belum melakukan efisiensi agar segera menerapkannya,” tandasnya.
Bupati juga menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengoptimalkan berbagai sektor, termasuk pengembangan rumah sakit daerah guna meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Sukabumi.
Baca: https://mediaaksara.id/bupati-sukabumi-kami-pelayan-masyarakat-kebijakan-harus-pro-rakyat/
“Saya minta instansi terkait mengembangkan sumber pendapatan daerah serta mengevaluasi peran perusahaan daerah agar lebih berkontribusi terhadap kebutuhan sosial,” ujarnya.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, turut menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana dan pengembangan sektor wisata.
“Meskipun ada bencana, kita tetap berharap sektor wisata terus meningkat. Mari kita jaga kebersamaan agar tugas berat bisa terasa lebih ringan,” katanya.
Menutup rapat, ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja dengan niat tulus demi kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan segala upaya kita mendapat balasan dari Allah SWT,” pungkasnya.
Reporter : Anggita TA. Rahman
Redaktur : Rapik Utama







