Home / Khazanah

Senin, 10 Maret 2025 - 21:04 WIB

Bupati Sukabumi: “Kami Pelayan Masyarakat, Kebijakan Harus Pro Rakyat”

Bupati Sukabumi Asep Japar Simbolis Menyerahkan Santunan Intensif Guru Ngaji / Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus berpihak kepada masyarakat. Hal ini ia sampaikan dalam acara Muhibah Ramadan 1446 H pada hari ke-10, yang digelar di Pondok Pesantren Azzainiyah, Senin (10/03/2025).

Pada kesempatan ini, Bupati Asep bersilaturahmi dengan warga Nagrog, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi. Ia hadir bersama mantan Bupati Marwan Hamami,Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali, Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah. Sejumlah ulama juga turut hadir dalam acara tersebut.

Baca: https://mediaaksara.id/wabup-sukabumi-tinjau-lokasi-banjir-bandang-di-palabuhanratu-pastikan-bantuan-tersalurkan/

Bupati menekankan bahwa dirinya, beserta para pejabat lainnya, adalah pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk melayani rakyat.

“Kami di sini untuk bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Sebagai pelayan masyarakat, kami wajib hadir dan melayani mereka,” ujar Asep Japar di hari ke 10 Ramadan 1446 H.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan yang dijalankan bersama Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, akan selalu berpihak kepada rakyat.

Baca: https://mediaaksara.id/hikmah-di-balik-banjir-palabuhanratu-bangkitkan-gotong-royong-dan-kepedulian-sosial/

“Kebijakan kami harus pro masyarakat. Itulah mengapa kami mengajak kepala perangkat daerah untuk bertatap muka langsung. Harapannya, komunikasi yang baik ini bisa terus terjalin demi membangun Kabupaten Sukabumi bersama-sama,” tambahnya.

Pimpinan Ponpes Azzainiyyah, Sinar Barokah, Nagrog, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi KH.Aang Abdullah Zein Simbolis Menerima Cinderamata dari Pemkab Sukabumi / Foto : Istimewa
Pimpinan Ponpes Azzainiyyah, Sinar Barokah, Nagrog, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi KH.Aang Abdullah Zein Menerima Bantuan dari Pemkab Sukabumi / Foto : Istimewa

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Wakil Bupati Andreas tidak bisa hadir karena sedang meninjau warga terdampak bencana.

“Mohon maaf kali ini saya datang sendiri. Pak Andreas sedang meninjau korban bencana. Mari kita doakan agar saudara-saudara kita yang terkena musibah diberi ketabahan, kekuatan, dan kesehatan,” pungkasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/ibukota-sukabumi-masuk-status-tanggap-darurat-bencana/

Acara ini berlangsung dalam rangka Manaqib dan Penutupan MASHTAKA XIX, sekaligus menjadi momen bagi masyarakat dan pemerintah untuk mempererat hubungan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Reporter: Azriel B. Rahman

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Khazanah

Hikmah Maulid Nabi 1448 H, Kelurahan Surade Bangkitkan Semangat Islami dan Kebersamaan Warga

Khazanah

Pengukuhan MUI Kabupaten Sukabumi 2026–2031: Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara untuk Sukabumi Mubarakah

Khazanah

Ponpes Assalam Sukabumi Milad ke-43 Mengabdi, Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia ‎

Khazanah

Iqomah Nusantara Teguhkan Semangat Perjuangan Uwa KH. Zezen di Haol ke-11

Khazanah

MUI Jabar Terbitkan Panduan HUT RI ke-81, Warga Diminta Hindari Hura-Hura dan Jaga Kerukunan

Khazanah

Zikir dan Doa Kebangsaan di Sukabumi, Warga Panjatkan Doa untuk Indonesia

Khazanah

Semester I 2026, PLN Perluas Akses Listrik 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat 

Khazanah

Heri Gunawan Jadi Saksi Akad Nikah Muhammad Marcellindo dan Beby Beauty di KUA Sukaraja