Home / Kabar Daerah

Sabtu, 15 Februari 2025 - 11:41 WIB

Dinsos Sukabumi Tanggapi Jamkes Mak Okoy, Lansia Sebatang Kara Korban Kebakaran

Kondisi Mak Okoy Terbaring di RSUD R Syamsudin, SH Kota Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID -Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi memastikan jaminan kesehatan bagi Mak Okoy (79), seorang lansia sebatang kara yang tinggal di Kampung Panjalu, RT 13/RW 03, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi.

Sebelumnya, Mak Okoy yang sehari-hari berjualan gorengan tidak memiliki keluarga maupun jaminan kesehatan. Namun, pada Jumat pagi (07/02/2025), usai melaksanakan salat Subuh, ia mengalami musibah kebakaran di dapurnya. Kobaran api menyebabkan luka bakar di sekujur tubuhnya, terutama pada wajah, tangan, dan kaki.

Melihat kondisi yang memprihatinkan, pihak Desa Warnasari segera membawa Mak Okoy ke RSUD R. Syamsudin, SH, Kota Sukabumi. Pemerintah desa juga telah berupaya mendaftarkan Mak Okoy sebagai peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), namun kepesertaannya baru akan aktif satu bulan ke depan. Sementara itu, biaya pengobatan selama masa perawatan tetap menjadi tantangan.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Iwan Triyanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan Mak Okoy mendapatkan perawatan yang layak.

“Kami mendapatkan informasi awal dari salah satu anggota dewan bahwa Mak Okoy hidup sebatang kara dan mengalami luka bakar cukup serius. Kami segera berkoordinasi dengan RSUD R. Syamsudin, Dinas Kesehatan, dan BPJS untuk meringankan biaya pengobatannya,” ujar Iwan kepada MediaAksara.id.

Berkat upaya bersama, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akhirnya memastikan bahwa seluruh biaya perawatan Mak Okoy akan ditanggung pemerintah.

“Alhamdulillah, hasil koordinasi ini membuahkan kesepakatan bahwa jaminan kesehatannya akan ditanggung oleh Pemkab Sukabumi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Iwan menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengusulkan agar Mak Okoy resmi terdaftar sebagai peserta BPJS PBI Kabupaten Sukabumi, yang diharapkan aktif pada awal Maret mendatang.

“Kami terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Puskesos, BPJS, dan Dinas Kesehatan, agar tidak ada warga miskin yang luput dari bantuan, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Dinsos Sukabumi juga tengah menangani kasus serupa, termasuk membantu seorang balita yang saat ini dirawat di ICU karena keluarganya masuk kategori tidak mampu.

“Insya Allah, kami akan selalu berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan bantuan yang layak,” pungkas Iwan.

Reporter: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

‎30 Lilin Menyala di Gedung Juang, Doa untuk 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Saat Liputan Erupsi

Kabar Daerah

KONI Sukabumi Tancap Gas, 509 Personel Disiapkan Bidik 90 Medali di Porprov Jabar 2026

Kabar Daerah

Bukan Cuma Knalpot Brong, Forkopimcam Jampangkulon Soroti 3 Potensi Gangguan Kamtibmas

Kabar Daerah

30 Hari Berkarya di Desa Walangsari, KKN Nusa Putra Tinggalkan Jejak dari Pendidikan hingga Fasilitas Madrasah

Kabar Daerah

Tak Sekadar Seremoni! Mojang-Jajaka Sukabumi Ungkap Lilin Kecil di HJKS ke-156

Kabar Daerah

Sekar Budaya HJKS ke-156 Meriah, Euforia Warga Sukabumi Larut Dalam Pesona Budaya Sunda

Kabar Daerah

Hari Pelanggan Nasional, PLN Sukabumi Perkuat Sinergi dengan PT Glostar Indonesia

Kabar Daerah

Sampah Jadi Persoalan Warga Sukabumi, Mahasiswa Nusa Putra Bawa Inovasi Teknologi Tepat Guna