Wawancara Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran (PHP) BPN Kabupaten Sukabumi Anang Hendri Prayogo usai diskusi yang digelar Rumah Literasi Merah Putih (RLMP) / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID, SUKABUMI — Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya menjaga iklim investasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pertanahan melalui transformasi layanan.
Hal itu disampaikan Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran (PHP) BPN Kabupaten Sukabumi, Anang Hendri Prayogo, saat menghadiri diskusi yang digelar Rumah Literasi Merah Putih (RLMP) di Cafe The Bumee, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026).
Anang mengapresiasi forum yang mempertemukan pemerintah daerah, insan pers dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, forum menjadi momentum memperkuat sinergi mendorong pembangunan Kabupaten Sukabumi.
”Alhamdulillah, forum yang sangat bagus untuk pemda dengan jurnalis dan seluruh pihak untuk lebih meningkatkan sinergi,” ujar Anang.
Ia menilai kesamaan semangat membangun daerah menjadi poin penting dari forum RLMP
Baca Juga :
”Terpenting semangat yang sama membangun Sukabumi lebih baik. Itu inti dari semua yang ada di sini,” katanya.
Terkait investasi, Anang menegaskan BPN Kabupaten Sukabumi berkomitmen memberikan dukungan melalui peningkatan dan transformasi layanan pertanahan.
”BPN akan komitmen menjaga investasi di Sukabumi dengan program transformasi layanan,” tegasnya.
Selain investasi, berbagai masukan yang muncul dalam forum akan menjadi bahan evaluasi BPN. Anang mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap informasi yang berkaitan dengan kondisi di lapangan.
Baca Juga :
Kartu Pers Bukan Kartu Sakti: PWI Jabar Kecam Oknum Ngamuk di SDN 2 Sukaraja
”Dari informasi yang disampaikan di forum akan menjadi catatan dan akan kita cek seperti apa kondisi di lapangannya,” ujarnya.
Sementara mengenai persoalan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang disebut masih ada yang belum terselesaikan, Anang meminta data dan informasi disampaikan kepada BPN Kabupaten Sukabumi agar dapat dilakukan penelusuran.
”Untuk PTSL yang belum selesai, mohon diinformasikan datanya. Nanti kami cek kondisinya dan kendalanya seperti apa,” pungkasnya.
Sinergi antara BPN, pemerintah daerah, lembaga negara, insan pers dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan sekaligus menciptakan layanan yang lebih transparan dan mendukung kepastian investasi di Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Ronald Alexsander
Redaktur: Rapik Utama







