Home / Kabar Daerah

Selasa, 1 September 2026 - 20:21 WIB

PLN Tegaskan Listrik Andal Jadi Kunci Investasi, Dorong Sinergi Energi di Sukabumi ‎

Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Rumah Literasi Merah Putih di Cafe The Bumee, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

‎MEDIAAKSARA.ID, SUKABUMI — Ketersediaan dan keandalan energi listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong investasi serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Rumah Literasi Merah Putih di Cafe The Bumee, Kecamatan Cisaat, Selasa (1/9/2026).

‎Mengusung tema “Sinergi Pers, Masyarakat dan Penegak Hukum dalam Menciptakan Kondusivitas Investasi, Ketersediaan Energi Listrik, Kemandirian Energi untuk Kemajuan Perekonomian Masyarakat Kabupaten Sukabumi”, forum tersebut turut dihadiri perwakilan PLN UIP JBT.

‎MSB Perizinan & Komunikasi PLN UIP JBT, Elga Bagus Sulaksmono, mengatakan pasokan listrik yang andal merupakan salah satu fondasi penting bagi masuknya investasi dan berkembangnya aktivitas ekonomi.

‎”Ketersediaan energi listrik adalah fondasi utama investasi. PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan di Sukabumi, ujar Bagus.


Baca Juga : ‎

Kartu Pers Bukan Kartu Sakti: PWI Jabar Kecam Oknum Ngamuk di SDN 2 Sukaraja

‎Menurutnya, PLN terus melakukan pemeliharaan, penguatan jaringan dan pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk memenuhi kebutuhan industri, UMKM hingga rumah tangga.

‎Namun, menjaga keandalan energi dinilai membutuhkan dukungan lintas sektor. Masyarakat, pemerintah daerah dan media memiliki peran dalam mengedukasi penggunaan listrik secara efisien sekaligus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan.

‎”Efisiensi penggunaan listrik dan pemanfaatan energi baru terbarukan di daerah bisa menjadi solusi jangka panjang untuk Sukabumi,” katanya.

Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan, di antaranya Kasi Intel Kejari Cibadak, perwakilan GM PLN UIP JBT, BPN Kabupaten Sukabumi, Diskominfosan, Kesbangpol, serta organisasi dan insan pers seperti PWI Jawa Barat, PWI Kabupaten Sukabumi, SMSI Sukabumi Raya, IJTI, KAHMI, LSM, pelaku UMKM dan tamu undangan lainnya.


‎Baca Juga : ‎

Sinergi Pers, Penegak Hukum dan Masyarakat Jadi Kunci Iklim Investasi Sukabumi

‎PLN juga menyatakan kesiapan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, terutama dalam pengamanan aset kelistrikan serta mendukung kelancaran proses perizinan proyek ketenagalistrikan.

‎Di sisi lain, komunikasi publik menjadi perhatian PLN. Media diharapkan turut membantu menyampaikan informasi mengenai program kelistrikan, pemadaman terencana hingga keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat.

‎”Kami terbuka untuk berkolaborasi. Dengan sinergi antara PLN, pemerintah, masyarakat, dan pers, kami optimis Sukabumi tidak hanya memiliki pasokan listrik yang cukup, tetapi juga bisa bergerak menuju kemandirian energi untuk kesejahteraan bersama,” pungkas Bagus.

‎Melalui FGD, PLN berharap komunikasi lintas sektor semakin kuat sehingga program ketenagalistrikan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta kualitas hidup masyarakat Kabupaten Sukabumi.

‎

‎Reporter: Ronald Alexsander

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎

Kabar Daerah

Penyu Belimbing Langka Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Penyebab Belum Diketahui ‎

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Sebut PTPN Biang Kerok, DPRD Diminta Istiqomah Kawal Relokasi Lahan Petani Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Jampangkulon Matangkan Persiapan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ‎

Kabar Daerah

SMP PGRI 2 Nagrak Ungkap Penanganan Siswa yang Diduga Mengalami Kekerasan