Home / Pemerintahan

Jumat, 25 Juli 2025 - 07:47 WIB

DPRD Jabar: Rutilahu Tak Hanya Difokuskan di Kawasan Kumuh, Anggaran Diusulkan Naik 40 Juta

Anggota DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin diwawancara awak media / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, mendorong program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Provinsi Jawa Barat tahun 2025 tidak hanya difokuskan pada kawasan kumuh. Menurutnya, siapapun yang memenuhi kriteria berhak mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari pemerintah.

“Pertama, Rutilahu provinsi pasti ada di kawasan kumuh. Tapi kami dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar penerimanya tidak hanya terbatas pada wilayah itu. Siapapun yang berhak, harus tetap dibantu oleh provinsi,” kata Jaenudin, yang juga menjabat Sekretaris Komisi V DPRD Jabar, saat dikonfirmasi MediaAksara, Kamis (24/7/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/tren-kemiskinan-di-kabupaten-sukabumi-perkembangan-2020-2024-dan-tantangan-mencapai-target-rpjmd/

Lebih lanjut, Jaenudin mengusulkan  nominal bantuan Rutilahu ditingkatkan dari Rp20 juta menjadi Rp40 juta per unit. Ia menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan selama pelaksanaan program sosial, demi memastikan hak masyarakat benar tepat sasaran tersampaikan.

Target Rumah Program Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) melaluiRutilahu, Desa Sukamanah Cisaat Sukabumi 2025 / Foto: Istimewa
Target Rumah Program Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) melalui
Rutilahu, Desa Sukamanah Cisaat Sukabumi 2025 / Foto: Istimewa

“Pelaksanaannya harus secara terbuka dan diawasi, karena ini menyangkut hak warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai wilayah Kecamatan Cisaat, Sukabumi, yang masih masuk dalam kategori Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), Jaenudin meminta para kepala desa dan camat segera melakukan pemetaan warga yang membutuhkan bantuan, baik dari CSR, APBD Provinsi atau Kabupaten.

Baca: https://mediaaksara.id/hapus-kemiskinan-ekstrem-desa-sukamanah-genjot-program-rutilahu-sukabumi-2025/

” Kemiskinan ekstrem itu ada di beberapa desa. Pemetaan harus segera dilakukan oleh camat dan kades. Tinggal dipetakan mana saja warga yang betul-betul membutuhkan,” beber Jaenudin saat ditemui di Warung Nasi Bah Udin, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan.

Meski Rutilahu merupakan ranah Komisi I DPRD Jabar, Jaenudin menegaskan Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat tetap mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas program sosial tersebut demi keadilan sosial.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

May Day 2026 Sukabumi Disiapkan: Pemerintah, Buruh, dan Aparat Kompak Jaga Kondusivitas

Pemerintahan

Pengelolaan Insentif Guru PAUD Dievaluasi, Disdik Sukabumi Perkuat Validasi Data

Pemerintahan

Pondok SAE Berkah Mandiri Lapas Warungkiara Jadi Pusat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Pemerintahan

BOS Jangan Ngendap! DPRD Sukabumi Sentil Sekolah: Rawat Fasilitas Sebelum Rusak Parah

Pemerintahan

Air Bersih Dambaan! Lapas Sukabumi Bangun Sumur Bor untuk Warga di HBP ke-62

Pemerintahan

Proyek Jalan Gudang Rp1,2 Milyar Disorot! Inspektorat Temukan Selisih Pekerjaan, Potensi Kerugian Mulai Terendus

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Buka Pintu Aduan! Sentil Dugaan ‘Warisan Utang’ Kepsek hingga Skema Anggaran Pendidikan Revitalisasi 

Pemerintahan

Perda Desa Dirombak ! Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Komisi I DPRD Sukabumi Buka Pintu Aspirasi Publik