Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra mengembangkan Portal EduVillage di Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra meluncurkan program “Digital Village for Education” di Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Program berlangsung pada 20 Juli–18 Agustus 2026 telah menghadirkan Portal EduVillage, sebuah platform pendidikan berbasis website desa yang dirancang memperluas akses informasi pendidikan dan mendorong warga, khususnya generasi muda, melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Program ini dilatarbelakangi kondisi pendidikan di Desa Cikahuripan. Berdasarkan profil desa, lebih dari 97 persen kepala keluarga belum memiliki latar belakang pendidikan tinggi. Keterbatasan fasilitas pendidikan menengah atas dan kondisi geografis juga menjadi tantangan bagi lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan.
Baca Juga :
Kritik Desil DTSEN Disorot Zainul, Warga Miskin Terancam Kehilangan Bantuan hingga KIP Pendidikan
Portal EduVillage terintegrasi dengan website desa dan menyediakan berbagai informasi melalui menu Profil, Layanan, EduVillage, Berita, Pengaduan, serta fitur Layanan Digital. Informasi pendidikan, termasuk peluang beasiswa, diharapkan lebih mudah diakses masyarakat.
Untuk memastikan keberlanjutan program, mahasiswa KKN melakukan serah terima sistem, memberikan panduan teknis, serta melatih operator desa agar mampu mengelola portal secara mandiri.
Selain pengembangan portal, mahasiswa juga menggelar sejumlah kegiatan edukasi, di antaranya Fun Learning SD, edukasi pendidikan lanjutan dan pendampingan karier bagi siswa MTs/MA Al-Rahimiyyah, serta Digital Parenting bagi orang tua.
Dalam kegiatan membahas pengenalan minat dan bakat, peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, jalur SNBP, SNBT dan mandiri, hingga informasi beasiswa KIP Kuliah serta pendampingan anak di era digital.
Baca Juga :
Tujuh Tahun Bertahan, Pokdakan Mina Sauyunan Sukabumi Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Wisata Edukasi
Untuk memperluas akses masyarakat, tim KKN turut memasang papan informasi dengan kode QR di sejumlah lokasi strategis, seperti balai desa, sekolah, posyandu, dan masjid.
Ketua Kelompok KKN, Siti Fatimah, berharap sinergi teknologi dan edukasi dapat meningkatkan motivasi generasi muda Desa Cikahuripan untuk melanjutkan pendidikan.
“Melalui sinergi antara teknologi informasi dan edukasi tatap muka, kami ingin membuka cakrawala dan memotivasi generasi muda di Desa Cikahuripan agar tidak ragu melangkah ke jenjang pendidikan tinggi,” ujarnya.
Sumber : @De
Redaktur : Rapik Utama







