Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra mengenalkan literasi keuangan kepada siswa SD Gunung Sari, Desa Cikarae Thoyyibah, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra menghadirkan inovasi literasi keuangan bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) Gunung Sari, Desa Cikarae Thoyyibah, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
Melalui program “Petualangan Menabung Hebat”, mahasiswa KKN Gelombang 1 Kelompok 12A dan 12B mengajak siswa mengenal pentingnya menabung sejak dini dengan cara kreatif, interaktif, dan menyenangkan.
Kegiatan dikemas bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional menggunakan metode storytelling, permainan edukatif, hingga tantangan menabung. Siswa diajak memahami makna menabung melalui kisah semut yang mengumpulkan makanan sedikit demi sedikit sebagai bekal menghadapi masa sulit.
Salah satu kegiatan utama ialah “Keajaiban 10 Hari Menabung”, yakni tantangan menyisihkan Rp1.000 setiap hari selama 10 hari. Siswa juga diajak menghias celengan sendiri sebagai sarana menumbuhkan kreativitas sekaligus rasa memiliki.
Baca Juga :
Iqomah Nusantara Teguhkan Semangat Perjuangan Uwa KH. Zezen di Haol ke-11
Selain itu, mahasiswa mengenalkan permainan “Aku Butuh vs Aku Ingin” untuk membantu siswa membedakan kebutuhan dan keinginan. Konsep “3 Celengan Warna-Warni” juga diperkenalkan untuk mengajarkan pembagian tabungan bagi impian, jajan sehat, dan berbagi.
Ketua Kelompok 12A dan 12B KKN Universitas Nusa Putra, Aisyah Nur Adzkiya Balqis Haid dan Farisa Hilmi, mengatakan program edukasi dirancang agar literasi keuangan mudah dipahami anak-anak.

“Kami ingin anak-anak mengenal kebiasaan menabung bukan sebagai kewajiban yang membosankan, tetapi sebagai petualangan yang seru,” ujarnya.
Menurutnya, kebiasaan menabung sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter disiplin, sabar, bijak mengelola keuangan, serta peduli terhadap sesama.
Baca Juga :
Sementara itu, guru pendamping SD Gunung Sari, Ujang, menyambut positif salah satu kegiatan pembiasan aklak mulia. Ia menilai setiap anak memiliki keunikan sehingga harus mendapatkan perlakuan yang adil dan setara dalam proses pendidikan.
Ia berharap momentum Hari Anak Nasional dapat semakin memperkuat peran guru dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang serta masa depan anak.
Program ditutup dengan “Tepuk Anak Hebat” dan misi memasukkan koin pertama ke dalam celengan. Para siswa kemudian diminta menceritakan kepada orang tua barang impian yang ingin mereka capai melalui kebiasaan menabung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra menanamkan literasi keuangan sejak dini sekaligus membangun karakter anak melalui pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Sumber : Kelompok 12A dan 12B KKN Universitas Nusa Putra Sukabumi
Redaktur : Rapik Utama







