Home / Kabar Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:52 WIB

Produksi 1.000 Porsi per Hari, Dapur Umum Mulai Beroperasi di Posko Pengungsian Bantargadung

Tim FK TAGANA bagian dapur umum mulai siap beroperasi di posko pengungsian bencana di area SDN 1 Bantargadung, kabupaten Sukabumi, Kamis (5/3/2026) / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Pasca penetapan status tanggap darurat bencana oleh Bupati Kabupaten Sukabumi pada 4 Maret 2026, Dinas Sosial bergerak melakukan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas. Salah satu langkah melalui pendirian dapur umum di posko pengungsian.

Ketua Forum FK TAGANA Kabupaten Sukabumi, Yusantra, mengatakan dapur umum dijalankan oleh 15 personel relawan dan telah aktif beroperasi di area pengungsian.

“Setelah status tanggap darurat ditetapkan, kami langsung mendirikan dapur umum. Operasionalnya ditangani TAGANA dengan 15 personel,” ujar Yusantra saat ditemui di Posko Pengungsian SDN 1 Bantargadung, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, dapur umum memproduksi 500 porsi setiap kali masak. Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, distribusi makanan dilakukan dua kali sehari.

“Untuk buka puasa 500 porsi dan sahur 500 porsi. Total 1.000 porsi per hari selama masa tanggap darurat,”jelasnya.

Guna mendukung operasional, Kementerian Sosial telah mengirimkan logistik bahan pangan yang diperkirakan mencukupi untuk enam hari. Logistik tersebut meliputi beras, ayam, ikan, telur, sayuran, serta bahan pokok lainnya.

Menurut Yusantra, ketersediaan logistik tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga asupan gizi dan stamina penyintas, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Terkait mekanisme distribusi, makanan dibagikan kepada penyintas yang berada di tenda pengungsian. Sementara warga yang mengungsi secara mandiri di rumah kerabat atau lokasi lain, pengambilan makanan dilakukan melalui perwakilan RT atau pemerintah desa.

“Alhamdulillah, distribusi berjalan tertib. Sudah dua hari ini tidak ada antrean maupun rebutan,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau para penyintas untuk tetap menjaga kesehatan selama berada di pengungsian, terutama saat menjalankan ibadah puasa.

“Makannya harus cukup dan jaga kesehatan. Kondisi cuaca masih berubah-ubah, fisik harus tetap kuat,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

HUT RI ke-81, Desa Nagraksari Meriahkan Kemerdekaan dengan Beragam Lomba

Kabar Daerah

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mahasiswa Sukabumi Guncang Gerakan: Gagasan “Sukabumi Plus” Mengemuka

Kabar Daerah

Ribuan Pohon Ditanam di Cinumpang, Sinergitas Gerakan KDM Hejo Keun Leuweung Sukabumi

Kabar Daerah

Mahasiswa Universitas Nusa Putra Kembangkan Portal Pendidikan Digital di Desa Cikahuripan

Kabar Daerah

Tujuh Tahun Bertahan, Pokdakan Mina Sauyunan Sukabumi Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Wisata Edukasi

Kabar Daerah

YFSBBP Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Rakyat dan Aksi Sosial di Jampangkulon

Kabar Daerah

Tokoh Cicurug Klaim Jadi Korban Penipuan Rp284 Juta, Konflik Kerja Sama Dagang Ternak Berujung Pelaporan Polisi 

Kabar Daerah

KKN Mahasiswa Universitas Nusa Putra Kenalkan Literasi Keuangan Pelajar SD Lewat “Petualangan Menabung Hebat”