Home / Kabar Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Ribuan Pohon Ditanam di Cinumpang, Sinergitas Gerakan KDM Hejo Keun Leuweung Sukabumi

Sinergitas Lembaga Masyarakat bersama Pemerintah memperkuat Gerakan Hejo Keun Leuweung menyambut HJKS ke-156 di Cinumpang, Kadudampit, Sukabumi/ Foto: Istimewa

SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 diisi dengan aksi pelestarian lingkungan. LSM Dampal Jurig Jawa Barat bersama sejumlah lembaga dan komunitas menanam 1.560 pohon di kawasan Bumi Perkemahan Cinumpang, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan PDAM Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi, Kuncen Leuweung CDK Kehutanan Jabar Wilayah V Sukabumi, TKPSDA Sub DAS Cisadea-Cibareno, Forkopimcam Kadudampit, PAC Pemuda Pancasila, Mapala Nusa Putra, serta unsur TNI dan Polri.

Penanaman dilakukan di sejumlah kawasan strategis, termasuk sekitar mata air dan alur sungai Cibabah, Cigunung, Cijambe, kawasan Curug Sawer, Curug Kuluwung, Curug Kembar, hingga sisi Jalan Lingkar Utara.


Baca Juga :

Tujuh Tahun Bertahan, Pokdakan Mina Sauyunan Sukabumi Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Wisata Edukasi

Beragam jenis pohon ditanam, mulai dari rasamala, puspa, manglid, damar, jati, pinus, jamuju, hingga tanaman produktif seperti durian, alpukat, mangga, manggis, nangka, pala, jengkol dan petai.

Ketua Umum LSM Dampal Jurig Jawa Barat, Irvan Azis, mengatakan kegiatan merupakan bagian dari program konservasi yang rutin dilakukan untuk menjaga ekosistem dan sumber mata air.

“Menanam pohon merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Kami terus mengajak berbagai unsur untuk bersama menjaga alam,” ujar Irvan.

Menurutnya, kegiatan mendukung gerakan Hejo Keun Leuweung yang digaungkan Kang Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.


Baca Juga :

Kritik Desil DTSEN Disorot Zainul, Warga Miskin Terancam Kehilangan Bantuan hingga KIP Pendidikan

Pemilihan kawasan Cinumpang dinilai strategis karena terdapat sejumlah sumber mata air yang dimanfaatkan masyarakat, termasuk untuk kebutuhan air baku. Karena itu, konservasi kawasan hulu menjadi kepentingan bersama.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Dian Apriandi, mengapresiasi kolaborasi melestarikan alam. Ia berharap kegiatan konservasi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi lintas lembaga.

Aksi penanaman 1.560 pohon menjadi bagian dari peringatan HJKS ke-156 yang diarahkan tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah konkret menjaga hutan, sumber air, dan ekosistem di kawasan Gunung Gede Pangrango.

 

Sumber: @Sadeva

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mahasiswa Sukabumi Guncang Gerakan: Gagasan “Sukabumi Plus” Mengemuka

Kabar Daerah

Mahasiswa Universitas Nusa Putra Kembangkan Portal Pendidikan Digital di Desa Cikahuripan

Kabar Daerah

Tujuh Tahun Bertahan, Pokdakan Mina Sauyunan Sukabumi Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Wisata Edukasi

Kabar Daerah

YFSBBP Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Rakyat dan Aksi Sosial di Jampangkulon

Kabar Daerah

Tokoh Cicurug Klaim Jadi Korban Penipuan Rp284 Juta, Konflik Kerja Sama Dagang Ternak Berujung Pelaporan Polisi 

Kabar Daerah

KKN Mahasiswa Universitas Nusa Putra Kenalkan Literasi Keuangan Pelajar SD Lewat “Petualangan Menabung Hebat”

Kabar Daerah

PBH PERADI Cibadak Dilantik, Pemkab Sukabumi Dorong Akses Bantuan Hukum Masyarakat

Kabar Daerah

15 Warga Sukabumi Pulang dari Kalimantan, Bongkar Janji Kerja Penyadap Karet yang Berujung Bikin Sengsara