Home / Pemerintahan

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:16 WIB

Dorong Produksi Garam Pantai Selatan, Kepala Dinas Perikanan Sukabumi: Amanah Kolaborasi Jadi Kunci

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko diwawancara awak media di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong peningkatan produksi perikanan, budidaya, hingga rencana prioritas pengembangan Garam Sukabumi. Hal tersebut disampaikannya usai pelantikan pejabat eselon IIb oleh Bupati Sukabumi di Gedung Pendopo, Jumat (12/12/2025).

Moko menyampaikan rasa syukurnya atas amanah baru yang diberikan, namun mengakui bahwa tugas tersebut merupakan tantangan yang harus dijalankan bersama banyak pihak.

“Amanah ini mudah-mudahan membawa berkah. Tapi di sisi lain, ini juga ujian. Saya tidak bisa melanjutkan pembangunan sektor ini tanpa bantuan dari semua pihak terkait,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/tikungan-maut-kiaradua-bagbagan-remaja-pengendara-motor-tewas-tabrakan-dengan-truk-box/

Ia menjelaskan pentingnya kolaborasi dengan jajaran internal, mitra sektor kelautan, hingga penggiat media sosial menjadi keharusan dalam memperkuat program-program strategis dinas. “Kita harus banyak bersinergi, termasuk dengan para pengelola media sosial. Semua saling mendukung,” katanya.

Menurutnya, fokus utama Dinas Perikanan adalah peningkatan produksi. Ia menegaskan tidak boleh ada kelangkaan produk perikanan di Sukabumi. Produksi perikanan tangkap, budidaya, dan pengolahan terus diperkuat.

Baca: https://mediaaksara.id/batal-aksi-demo-diduga-diperas-oknum-lsm-kalapas-warungkiara-tempuh-jalur-hukum/

Yang menjadi sorotan adalah sektor garam, yang hingga kini belum tergarap maksimal. “Kita punya garis pantai 117 kilometer, tapi belum punya produksi garam yang signifikan. Karena itu, kita siapkan program Garam Pantai Selatan ,” jelasnya.

Tahapan pengembangan Garam Pantai Selatan meliputi perumusan tim melalui penetapan Bupati, penetapan kawasan garam, pembangunan lokasi percontohan, penguatan SDM dan kelembagaan, hingga distribusi dan kemasan produk. Ia memastikan proyek ini tetap berjalan meski dengan keterbatasan anggaran. Insyaallah 2026 tetap meluncur,” tegasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/kasus-kekerasan-seksual-anak-di-sukabumi-sekum-mui-desak-penegakan-hukum-transparan-dan-pencegahan-berkelanjutan/

Selain itu, Dinas Perikanan juga mengusulkan empat titik Kampung Nelayan yang akan menjadi kawasan penguatan ekonomi pesisir. Lokasinya berada di Cipendeuy, Ujung Genteng, Cikahuripan dan Pasir Baru Cisolok.

Tidak hanya itu, satu Kampung Budidaya juga diusulkan di wilayah Caringin, sebagai langkah memperkuat sentra produksi berbasis perikanan budidaya.

“Semua program ini butuh dukungan penuh. Kolaborasi menjadi kunci agar sektor perikanan Sukabumi semakin maju dan Mubarokah” tutupnya.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

518 ASN Kota Sukabumi Masuk Data PPATK, Inspektorat: 120 Diperiksa, Sanksi Berat Bisa Berujung Pemecatan

Pemerintahan

Prioritas Desil 1: 98 Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Phalamartha Sukabumi Dapat Bantuan Rehab Rumah Kemensos

Pemerintahan

TKD Dipangkas, Bupati Sukabumi Ungkap Strategi Perubahan APBD 2026: Prioritas Pembangunan Jadi Sorotan

Pemerintahan

Abu Vulkanik Krakatau Ganggu Kualitas Udara, Siswa PAUD hingga SMP di Sukabumi Belajar dari Rumah

Pemerintahan

Progres Kantor Kecamatan Gunung Puyuh Capai 35 Persen, Struktur dan Atap Mulai Terpasang ‎

Pemerintahan

Karhutla Merebak di Sukabumi, Perhutani Perkuat Patroli dan Pos Pemantauan

Pemerintahan

Waswas Abu Vulkanik Krakatau, Disdik Sukabumi Keluarkan Imbauan: Masker Wajib hingga KBM Daring

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti TPP ASN dan Anggaran Jalan dalam Perubahan APBD 2026