Home / Kabar Daerah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:07 WIB

Duta HIV-AIDS Kabupaten Sukabumi, Dinda Mutiara Hasan: Edukasi Harus Dimulai dari Keluarga dan Lingkungan Kampus

Duta HIV-AIDS Kabupaten Sukabumi 2025 di Aula Pudak Arum Pendopo / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Upaya pencegahan HIV-AIDS di Kabupaten Sukabumi semakin mendapat energi baru dengan hadirnya para duta muda yang aktif mengedukasi masyarakat. Salah satunya adalah Dinda Mutiara Hasan, mahasiswa Universitas Nusa Putra, yang terpilih sebagai Winner Duta Pencegahan HIV-AIDS Kabupaten Sukabumi 2025. Dinda menegaskan bahwa edukasi sejak dini sangat penting untuk menekan angka risiko penularan di masyarakat.

Ditemui pada peringatan Hari AIDS Tingkat Kabupaten Sukabumi, Sabtu (6/12/2025), warga Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat ini menjelaskan perihal ketertarikannya mengikuti program duta berawal dari keprihatinan terhadap minimnya perhatian masyarakat terhadap isu HIV-AIDS. Menurutnya, masih banyak yang menganggap isu tersebut jauh dari kehidupan mereka.

“Saya melihat isu HIV-AIDS ini sering disepelekan. Banyak yang menganggapnya tidak penting, sehingga akhirnya diabaikan,” ungkapnya.

Baca: https://mediaaksara.id/200-kasus-hiv-aids-bupati-asep-japar-canangkan-sukabumi-bebas-hiv-aids/

Dinda mulai tertarik ketika melihat open recruitment Duta Pencegahan HIV-AIDS di media sosial. Ia memperdalam materi, mempelajari referensi, dan merasakan panggilan untuk ikut terlibat.

“Saat itu saya semakin yakin bahwa isu ini harus diperjuangkan. Dari situ saya memutuskan bergabung dalam komunitas dan mengikuti kompetisinya,” katanya di aula Pudak Arum Pendopo Kabupaten Sukabumi.

Langkah awal yang ia lakukan adalah memberikan edukasi di lingkungan keluarganya sendiri. Mengingat topik HIV-AIDS masih dianggap tabu, Dinda memulai dengan mengenalkan informasi dasar kepada saudara dan orang tuanya.

“Saya memberi pemahaman tentang apa itu HIV-AIDS, bagaimana penularannya, serta perilaku berisiko yang perlu dihindari. Alhamdulillah keluarga mendukung,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/cuaca-ekstrem-dua-hari-terakhir-bpbd-sukabumi-catat-19-bencana-longsor-banjir-hingga-tiang-listrik-roboh/

Sebagai mahasiswa semester 1 prodi Hukum di Universitas Nusa Putra, Dinda juga merasa memiliki tanggung jawab moral di lingkungan akademik. Ketika teman-temannya mengetahui dirinya sebagai duta, rasa ingin tahu mereka justru meningkat.

” Banyak teman-teman yang bertanya: apa itu HIV-AIDS, bagaimana pencegahannya, apa tugas dutanya. Dari situ saya sadar bahwa mereka sebenarnya peduli, hanya kurang informasi,” ujarnya.

Bagi Dinda bersama rekannya menjadi Duta Pencegahan HIV-AIDS bukan sekadar gelar, tetapi tanggung jawab untuk mengajak masyarakat lebih terbuka dan peduli terhadap isu kesehatan ini.

“Ini amanah. Saya ingin masyarakat tidak takut lagi membahas isu HIV-AIDS, dan bisa memahami cara pencegahannya dengan benar,” tegasnya.

 

Reporter : Ronal Alexanders

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎