Tangkapan layar tiang penopang Jembatan Cipanaruban Bagbagan Warungkiara kabupaten Sukabumi dilaporkan warga dalam kondisi miring setelah dihantam arus deras Sungai Cipanaruban / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Tiang tumpuan tengah Jembatan Cipanaruban di Ruas Jalan Bagbagan–Warungkiara dilaporkan warga dalam kondisi miring setelah dihantam arus Sungai Cipanaruban yang meluap akibat cuaca ekstrem, Rabu (3/12/2025). Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga karena jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Mekarjaya dan sekitarnya.
Jembatan merupakan bagian dari pekerjaan konstruksi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi yang bersumber dari APBD 2025. Bangunan ini baru rampung pada Oktober 2025, namun kini tampak mengalami pergeseran pada bagian tiang penopang.
Peristiwa kemiringan tiang jembatan terekam dalam video amatir warga berdurasi 48 detik. Dalam rekaman, terlihat derasnya arus Sungai Cipanaruban yang membawa material lumpur dan menghantam bagian bawah jembatan hingga menyebabkan tiang tengah terlihat goyah.
Menurut warga setempat, kondisi miring mulai tampak sejak hujan deras turun pada sore hari dan debit air meningkat signifikan.
“Airnya deras sekali, tiang di tengah jembatan kelihatan goyang dan miring. Kami khawatir kalau hujan lagi bisa tambah parah,” ujar seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian itu.
Situasi ini membuat masyarakat lebih berhati-hati saat melintas. Sebagian warga bahkan memilih mengurangi aktivitas di jalur tersebut, meski sebagian lainnya masih terpaksa melintasi jembatan karena tidak ada akses alternatif.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Mekarjaya maupun Dinas PU Kabupaten Sukabumi terkait tingkat kerusakan maupun langkah penanganan yang akan ditempuh. Warga berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan struktur dan memastikan keamanan sebelum kondisi bertambah buruk.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







