Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa Nusa Putra Tinggalkan Warisan untuk Anak-anak Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Selama 30 hari, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Kelompok 19 A Universitas Nusa Putra hadir dan berkolaborasi bersama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan berlangsung sejak 13 Juli hingga 11 Agustus 2026 tidak hanya berfokus pada program kerja formal, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kegiatan anak, UMKM, lingkungan, hingga sosial keagamaan.
Kelompok 19 A terdiri dari Ketua Tim M. Reski Kurniawan (Teknik Elektro), Sekretaris Jauza Mutiara Adinda (PGSD), Bendahara Ervan Bintang Pamungkas (PGSD), serta Resti Ristika Triani (PGSD), Lisna Nurliana (PGSD), Dewangga Felli Taufiqurrahman (Teknik Elektro), Amelia Putri (Manajemen), Egi Noyal Hamdi (Teknik Elektro), Gina Salma (DKV), dan Zakiyatul Azzhar (DKV).
Sebelum menjalankan program, mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi pada tahap pra-KKN dan dilanjutkan pada pekan pertama setelah kegiatan resmi dimulai. Observasi menjadi dasar untuk memahami kondisi, kebutuhan, sekaligus potensi masyarakat Desa Walangsari.
Baca Juga :
Tak Sekadar Seremoni! Mojang-Jajaka Sukabumi Ungkap Lilin Kecil di HJKS ke-156
Salah satu fokus utama Kelompok 19 A adalah bidang pendidikan. Mahasiswa memberikan pendampingan pembelajaran di SDN Cingenca pada 20–21 Juli dan 3–4 Agustus 2026, serta di MD Assirojudin pada 27–28 Juli 2026.
Di kedua lembaga pendidikan, mahasiswa terlibat langsung dalam proses belajar mengajar sekaligus berinteraksi dengan para siswa.
Dari kegiatan, mahasiswa menemukan sejumlah tantangan dalam proses pembelajaran, di antaranya masih terdapat anak yang mengalami kesulitan membaca serta perlunya variasi metode pembelajaran agar siswa lebih aktif dan antusias mengikuti kegiatan belajar.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi bagian penting dalam pendampingan pembelajaran, dengan dukungan anggota kelompok dari program studi lainnya.
Baca Juga :
Keceriaan anak-anak juga menjadi bagian dari rangkaian KKN Kelompok 19 A. Pada 23 Juli 2026, mahasiswa menggelar kegiatan peringatan Hari Anak Nasional di MD Assirojudin.

Beragam perlombaan digelar untuk memberikan ruang bagi anak-anak bermain sekaligus mengembangkan kreativitas dan kebersamaan, di antaranya estafet air, estafet kardus, mewarnai, dan menggambar.
Seluruh siswa MD Assirojudin turut berpartisipasi. Para guru dan orang tua juga hadir memberikan dukungan sehingga kegiatan berlangsung meriah. Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang lomba mendapatkan hadiah dan sertifikat.
Kepedulian mahasiswa terhadap sarana pendidikan juga berlanjut setelah melihat langsung kondisi pembelajaran di MD Assirojudin.
Baca Juga :
Kelompok 19 A kemudian berupaya melakukan penggalangan dana melalui media sosial dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara sukarela.
Dari penggalangan donasi, terkumpul dana sebesar Rp420.000. Dana kemudian digunakan membeli papan tulis yang diperuntukkan bagi tiga ruang kelas MD Assirojudin. Papan tulis selanjutnya diserahkan kepada pihak madrasah pada 10 Agustus 2026.
Bagi Kelompok 19 A, momen kegiatan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa mendukung kelancaran proses belajar mengajar sekaligus meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat setelah masa KKN berakhir.
Rangkaian kegiatan selama 30 hari di Desa Walangsari menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar serta berinteraksi bersama masyarakat, sekaligus mendorong semangat kolaborasi dalam menjawab kebutuhan di lingkungan desa.
Sumber: Kelompok 19 A KKN Universitas Nusa Putra
Redaktur: Rapik Utama







