Home / Kabar Daerah

Kamis, 10 September 2026 - 13:31 WIB

Sampah Jadi Persoalan Warga Sukabumi, Mahasiswa Nusa Putra Bawa Inovasi Teknologi Tepat Guna

Mahasiswa KKN GEMA BERDAYA Universitas Nusa Putra membangun dua unit incinerator sampah di Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

‎SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih tertata dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GEMA BERDAYA (Gerakan Masyarakat Bersih, Terpelajar, dan Berdaya) Universitas Nusa Putra di Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.

‎Melalui salah satu program kerja unggulannya, mahasiswa KKN berhasil membangun dua unit incinerator atau fasilitas pembakaran sampah sederhana yang ditujukan untuk membantu masyarakat dalam mengelola sampah.

‎Program dilaksanakan oleh 10 mahasiswa dari lintas program studi, yakni Teknik Informatika, Akuntansi, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Kegiatan dikoordinasikan Ketua Kelompok KKN, Riko Supriadi, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Agus Hendriyanto.

‎Pelaksanaan program juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Sukakersa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Deden Deni Wahyudin.


Baca Juga :

Empat Penjuru Mata Air Warnai Sekar Budaya HJKS ke-156, Pesan Pelestarian Tradisi Sunda dari Palabuhanratu

‎Inisiatif pembangunan incinerator berangkat dari persoalan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Sebagian warga masih melakukan pembakaran sampah secara terbuka yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

‎Kondisi ini mendorong mahasiswa KKN GEMA BERDAYA menghadirkan alternatif fasilitas pengelolaan sampah yang lebih tertata melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.

‎‎Proses pembangunan diawali dengan diskusi bersama petugas desa dan pengadaan material berupa hebel pada 11 Agustus 2026. Unit pertama dibangun pada 12 Agustus 2026 di Kampung Lemahduhur, kemudian unit kedua dibangun pada 13 Agustus 2026 di Kampung Lembur Sawah.

‎Kedua unit kemudian dibangun secara swadaya oleh mahasiswa bersama masyarakat selama pelaksanaan KKN yang berlangsung pada 23 Juli hingga 23 Agustus 2026.


‎Baca Juga : ‎

Lima Personel Polisi Dipecat Tanpa Hadir, Kapolres Sukabumi Ungkap Pesan Tegas Disiplin Polri ‎

‎Pembangunan dua unit incinerator sekaligus memenuhi target program sebagaimana tercantum dalam proposal kegiatan, yakni tersedianya minimal dua unit yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

‎Mahasiswa berharap keberadaan fasilitas dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah agar lebih tertib serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan Desa Sukakersa.

‎Program incinerator merupakan bagian dari rangkaian KKN GEMA BERDAYA yang mengusung tema “Integrasi Teknologi Tepat Guna Berbasis QGIS dan Edukasi Kreatif Menuju Kemandirian Desa.”

‎Selain pengelolaan sampah, mahasiswa juga melaksanakan sejumlah program lain, di antaranya pembuatan website desa, penyusunan peta desa berbasis Geographic Information System (GIS), penataan pojok literasi sekolah, serta workshop Eco Print.

‎Melalui berbagai program KKN GEMA BERDAYA diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi selama masa pengabdian mahasiswa, tetapi juga meninggalkan program yang dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Sukakersa.

‎

‎Sumber : @De

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Sukadamai Usulkan 137 Rumah, 124 KPM Terakomodasi Program BSPS 2026 ‎

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Desak Pembangunan Batalyon Ditunda, Aspirasi Rakyat Sukabumi ke KSP dan Ombudsman Direspons ‎

Kabar Daerah

Dua Mahasiswa Masih Hilang di Pantai Cibuaya Sukabumi, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Kabar Daerah

‎Datangi Kades Sukamekar Sukaraja, Petani Bagja Sutra Sukabumi Soroti Batas Wilayah Lahan Eks PTPN  ‎

Kabar Daerah

Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ciracap

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 Angkat Seni Budaya, DPRD Sukabumi Dorong Pelestarian Tradisi Sunda

Kabar Daerah

Survei Irigasi Warungkiara Dimulai, Petani Sukabumi Menanti Kepastian Jadwal Rehabilitasi ‎

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 di Sukabumi, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Pajampangan