Home / Kabar Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 13:24 WIB

Bukan Cuma Knalpot Brong, Forkopimcam Jampangkulon Soroti 3 Potensi Gangguan Kamtibmas

‎Forkopimcam Jampangkulon turun ke desa Mekarjaya menyampaikan imbauan kamtibmas, mulai pencegahan karhutla, larangan knalpot brong hingga konvoi bobotoh Persib / Foto: Istimewa

‎MEDIAAKSARA.ID, SUKABUMI – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, monitoring ke sejumlah desa untuk menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (11/9/2026).

‎‎Kegiatan dipimpin Camat Jampangkulon, Dading, menyasar tiga isu utama, yakni pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), larangan penggunaan knalpot brong, serta pencegahan konvoi suporter sepak bola yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

‎Salah satu lokasi yang disambangi Forkopimcam adalah Desa Mekarjaya. Di hadapan masyarakat, Dading secara khusus mengingatkan para petani, terutama yang memiliki lahan luas dan berada di sekitar kawasan hutan, agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

‎”Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya petani, agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan. Cara ini sangat berbahaya bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Dading.


Baca Juga : ‎

Tak Sekadar Seremoni! Mojang-Jajaka Sukabumi Ungkap Lilin Kecil di HJKS ke-156

‎Menurutnya, risiko kebakaran perlu diwaspadai, khususnya saat kondisi cuaca kering. Api yang awalnya berasal dari pembakaran lahan dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan.

‎Selain pencegahan karhutla, Forkopimcam turut menyoroti penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Penggunaan knalpot tidak standar dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.

‎”Kami imbau pemilik sepeda motor dan kendaraan lainnya tidak menggunakan knalpot brong. Jika masih ditemukan, akan ditertibkan oleh pihak kepolisian sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.


Baca Juga : ‎

30 Hari Berkarya di Desa Walangsari, KKN Nusa Putra Tinggalkan Jejak dari Pendidikan hingga Fasilitas Madrasah

‎‎Forkopimcam Jampangkulon juga mengingatkan para pendukung sepak bola, khususnya bobotoh Persib, agar tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan di jalan raya.

‎Imbauan berlaku baik ketika Persib meraih kemenangan maupun mengalami kekalahan. Langkah itu dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di wilayah Jampangkulon.

‎”Untuk menjaga kondusivitas, kami imbau bobotoh agar tidak melakukan konvoi. Mari kita jaga bersama keamanan dan kenyamanan lingkungan agar Jampangkulon tetap aman dan kondusif,” pungkas Dading.

‎Forkopimcam Jampangkulon menegaskan menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

‎

‎Reporter: @Sadeva

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Sukadamai Usulkan 137 Rumah, 124 KPM Terakomodasi Program BSPS 2026 ‎

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Desak Pembangunan Batalyon Ditunda, Aspirasi Rakyat Sukabumi ke KSP dan Ombudsman Direspons ‎

Kabar Daerah

Dua Mahasiswa Masih Hilang di Pantai Cibuaya Sukabumi, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Kabar Daerah

‎Datangi Kades Sukamekar Sukaraja, Petani Bagja Sutra Sukabumi Soroti Batas Wilayah Lahan Eks PTPN  ‎

Kabar Daerah

Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ciracap

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 Angkat Seni Budaya, DPRD Sukabumi Dorong Pelestarian Tradisi Sunda

Kabar Daerah

Survei Irigasi Warungkiara Dimulai, Petani Sukabumi Menanti Kepastian Jadwal Rehabilitasi ‎

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 di Sukabumi, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Pajampangan