Home / Kabar Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Terbakar Hampir 24 Jam! Pengelola Limbah Veneer Cikembar Dipanggil Polisi, DLH Sukabumi Pernah Bertindak

Kebakaran melanda penampungan limbah kayu veneer seluas sekitar 1 hektare di Kampung Pondok Bitung, RW 07, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Pengelola tempat penampungan limbah kayu veneer di Kampung Pondok Bitung, RW 07, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan setelah kebakaran melanda lahan penampungan seluas sekitar satu hektare.

Kebakaran terjadi sejak Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Hingga Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, kepulan asap dan titik api masih terlihat di area penampungan milik Abdul Majid alias Ajang.

‎Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, Andi Herdiyani, membenarkan pemanggilan terhadap pemilik atau pengelola lahan. Menurutnya, pemanggilan akan dilakukan pihak kepolisian sebagai bagian dari penanganan dan pendalaman peristiwa kebakaran.

‎”Untuk pemilik atau pengelola lahan hari ini sedang dipanggil oleh pihak yang berwajib (kepolisian),” ujar Andi, Jumat (28/8/2026).


Baca Juga : ‎

Gardu Induk Jampangkulon 150 KV Dioperasikan PLN, Perkuat Asta Cita Presiden dan Keandalan Listrik Sukabumi Selatan

‎Andi mengatakan, dugaan sementara kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian diduga merembet ke tumpukan limbah kayu veneer yang mudah terbakar.

‎‎”Dugaan sementara ada yang membakar sampah dari sebelah timur, dekat pabrik teh. Api kemudian merembet ke tumpukan limbah kayu veneer,” katanya.

‎Besarnya material limbah membuat proses pemadaman berlangsung lama. Penanganan melibatkan delapan pos Pemadam Kebakaran (Damkar), unit Damkar TNI dari Yonif 310 dan Armed, BKO Damkar Kota Sukabumi, serta dukungan dari PT GSI dan SCG.

‎Warga juga turut membantu dengan menyediakan pasokan air melalui mobil tangki untuk mendukung proses pemadaman.


Baca Juga :

Pejabat Kejari Kota Sukabumi Tak Bisa Ditemui, Wawancara Pendampingan Proyek APBD – APBN TA 2026 Belum Terjawab  ‎

‎Petugas Damkar disiagakan hingga Jumat dini hari. Setelah kobaran api mulai mengecil, sebagian personel ditarik dari lokasi. Namun, pengawasan tetap dilakukan karena tumpukan limbah masih berpotensi menimbulkan titik api baru.

‎Warga bersama pengurus RT dan RW masih disiagakan untuk mengantisipasi percikan api atau silalatu yang terbawa angin dan berpotensi menyebar ke area pemukiman warga.

‎Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian. Jarak permukiman warga terdekat diperkirakan sekitar 500 meter dari titik kebakaran.

‎Kebakaran juga kembali menyoroti aktivitas penampungan limbah kayu di lokasi tersebut. Andi menyebut, pada 2024, aktivitas penampungan pernah dihentikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP Kabupaten Sukabumi, dan Forkopimcam Cikembar.


Baca Juga : ‎

‎Dugaan Penahanan Ijazah karena Tunggakan Komite, Laskar Fisabilillah Desak Audiensi ke Kemenag Sukabumi

‎Penghentian dilakukan karena lokasi tersebut disebut kerap melakukan pembakaran limbah secara sengaja.

‎Setelah dihentikan, limbah kayu kemudian hanya ditumpuk di lokasi dan dibiarkan mengalami pembusukan secara alami.

‎Kondisi tersebut menjadi perhatian karena material kayu yang menumpuk dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko kebakaran, khususnya saat kondisi lingkungan kering.

‎Pihak Kecamatan Cikembar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering.


Baca Juga : ‎

‎Modus Baru! Jual 100 SIM Palsu Lewat Facebook, Pria di Sukabumi Raup Rp70 Juta Sebelum Dibekuk Polisi

‎Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah, serta memeriksa instalasi listrik secara berkala.

‎Andi mengatakan, dalam sepekan terakhir sudah terjadi dua kali kebakaran di wilayah Kecamatan Cikembar.

‎”Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, mematikan kompor, serta memeriksa instalasi listrik saat meninggalkan rumah. Dalam satu minggu terakhir saja sudah terjadi dua kali kebakaran di wilayah Cikembar,” pungkasnya.

‎Reporter :@De

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Limbah MBG Diduga Masuk Kolam Ikan Warga Jampangkulon, di Monev Camat : SPPG Nagraksari Gercep dan Beri Kompensasi

Kabar Daerah

Dandim 0607 Sukabumi Tegaskan Peran Strategis Media di Era Digital, Bukan Sekadar Memberitakan ‎

Kabar Daerah

Puluhan Warga Darmareja Nagrak Mendiami Lahan HGU Perkebunan di Sukabumi, Status Tanah Dipertanyakan

Kabar Daerah

Pemdes Tegalpanjang Salurkan Bantuan Pendidikan ke 12 Siswa Disabilitas dan Berprestasi

Kabar Daerah

‎Dugaan Penahanan Ijazah karena Tunggakan Komite, Laskar Fisabilillah Desak Audiensi ke Kemenag Sukabumi

Kabar Daerah

Gardu Induk Jampangkulon 150 KV Dioperasikan PLN, Perkuat Asta Cita Presiden dan Keandalan Listrik Sukabumi Selatan

Kabar Daerah

Futsal MAN 2 Kota Sukabumi Juara I POSMAD PORSENI Madrasah Tingkat Jabar 2026 ‎

Kabar Daerah

Panen Raya Manggis Cikembar Bawa Angin Segar Petani Sukabumi, Harga Naik Dua Kali Lipat, Cek Harganya ‎