Home / Pemerintahan

Senin, 15 September 2025 - 15:37 WIB

Revitalisasi SDN 1 Warungkiara Rp829 Juta Disorot, Diduga Asal, Warga Riskan Kualitas Bangunan

Pembangunan Revitalisasi SDN 1 Warungkiara Kabupaten Sukabumi senilai Rp829 juta/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Proyek revitalisasi SD Negeri 1 Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang dibiayai dari APBN tahun anggaran 2025 senilai Rp829.521.084, menuai sorotan. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) ini diduga dikerjakan tidak sesuai standar teknis konstruksi bangunan sekolah.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian bangunan menggunakan besi beton berdiameter kecil yang kualitasnya diragukan. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran bangunan tidak mampu menopang kekuatan jangka panjang, padahal sekolah akan dipakai kegiatan belajar-mengajar siswa dengan rasa aman dan nyaman.

Baca: https://mediaaksara.id/kdm-soroti-perizinan-mandek-hambat-investasi-konsultan-ngk-desak-pemerintah-sukabumi-reformasi-regulasi/

Tak hanya itu, proses pembangunan juga dinilai tidak sepenuhnya dikerjakan dari nol. Sebagian bangunan lama hanya direnovasi dengan menambah ketinggian tembok menggunakan bata, sementara tembok belakang terlihat keropos. Hanya sebagian kecil bangunan yang benar-benar dibangun baru. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar terkait efektivitas penggunaan anggaran ratusan juta rupiah tersebut.

Pembangunan Revitalisasi SDN 1 Warungkiara Kabupaten Sukabumi senilai Rp829 juta/ Foto: Istimewa
Pembangunan Revitalisasi SDN 1 Warungkiara Kabupaten Sukabumi senilai Rp829 juta/ Foto: Istimewa

Sejumlah warga menyayangkan kondisi itu. Mereka menilai pelaksanaan proyek terkesan asal. “Harusnya kalau revitalisasi ya dibangun ulang dengan standar yang benar. Kalau hanya ditambal begini, khawatir cepat rusak dan membahayakan,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebut identitasnya.

Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi SDN 1 Warungkiara dijadwalkan berlangsung sejak 20 Agustus hingga 31 Desember 2025. Namun, dengan pantauan dilokasi masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi maupun aparat pengawas segera turun tangan untuk mengevaluasi pengerjaan agar sesuai spesifikasi.

Baca:https://mediaaksara.id/pembangunan-jembatan-tarisi-warungkiara-anggaran-rp919-juta-disorot-latas-dugaan-pungli-mengaku-pokja-oknum-wartawan/

Revitalisasi sekolah seharusnya menjadi langkah strategis meningkatkan sarana pendidikan dan kenyamanan belajar siswa. Tetapi jika pengerjaan dilakukan asal-asalan, tujuan tersebut dikhawatirkan tidak tercapai dan justru menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala SDN 1 Warungkiara maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi meskipun upaya konfirmasi terus dilakukan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Guru Jampangkulon Gelar Jampang Edu Fest 2026, Semangat Ki Hajar Dewantara Menggema di Hardiknas

Pemerintahan

IBI Kabupaten Sukabumi Perkuat Layanan Kesehatan Digital dan Aksi Cegah Stunting Lewat Workshop ODELIA

Pemerintahan

RT/RW Sampai Turun ke Jalan, Ada Apa dengan Pemerintah? Abdul Kohar Bongkar Soal Kepekaan dan Prioritas APBD

Pemerintahan

BPR Sukabumi Siap Bersinergi, Bupati Asep Japar Apresiasi Semangat Pengabdian Pensiunan

Pemerintahan

PELITA Cibadak Gaungkan Literasi Anak Usia Dini, Siapkan Generasi Emas Sukabumi

Pemerintahan

SPMB 2026 Resmi Disosialisasikan! KCD Wilayah V Libatkan Camat dan Kades untuk Kawal Penerimaan Siswa Baru

Pemerintahan

SPMB 2026 Jawa Barat Disosialisasikan KCD V, Sekolah Maung di Sukabumi Hanya Ada Tiga

Pemerintahan

Cegah Pelanggaran Hukum dan TPPO, Timpora Sukabumi Perketat Pengawasan WNA