Home / Pemerintahan

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:13 WIB

Reses di Bojongharja, Komisi IV DPRD Soroti Kekeringan, Pengangguran Tinggi di Kawasan Industri dan Ancaman Bencana Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Ferry Supriyadi diwawancara awak media di MD Miftahul Falah, Kp Sedamukti, Desa Bojongharja, Kecamatan Cikembar/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi IV menyoroti kekeringan dan tingginya angka pengangguran di wilayah Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar yang telah berkembang menjadi kawasan industri, meski keberadaan perusahaan di daerah tersebut diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Hal itu disampaikan Ferry Supriyadi kepada awak media selepas kegiatan reses di MD Miftahul Falah, Kp Sedamukti, Desa Bojongharja. Dalam agenda reses, berbagai aspirasi masyarakat dihimpun, mulai dari persoalan antisipasi kekeringan, kebencanaan, infrastruktur, kesehatan hingga ketenagakerjaan.

Menurut Ketua Komisi IV, kondisi Desa Bojongharja yang rawan bencana menjadi salah satu perhatian utama yang akan diperjuangkan melalui program pemerintah daerah, termasuk penguatan sistem mitigasi dan penanganan bencana.

“Wilayah ini cukup rentan terhadap bencana sehingga menjadi perhatian kami. Aspirasi masyarakat terkait kebencanaan sudah kami catat untuk ditindaklanjuti,” ujarnya dari fraksi partai Golkar.


Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan di bidang kesehatan serta peningkatan infrastruktur. Meski kondisi jalan dinilai sudah cukup baik, masih diperlukan pemeliharaan dan peningkatan pada sejumlah titik.

Persoalan yang paling banyak mendapat sorotan adalah masih tingginya angka pengangguran di sekitar kawasan industri. Padahal, Kecamatan Cikembar saat ini menjadi salah satu pusat industri terbesar di Kabupaten Sukabumi.

“Keberadaan industri seharusnya memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan membantu mengurangi angka pengangguran di wilayah sekitar,” katanya.



Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id



Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta perusahaan agar masyarakat sekitar menjadi prioritas dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi juga mendorong revisi regulasi daerah terkait ketenagakerjaan agar terdapat aturan yang lebih kuat dalam menjamin kesempatan kerja bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas industri.


Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan aturan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mewajibkan perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Kami ingin ada regulasi yang lebih tegas sehingga masyarakat sekitar industri mendapatkan kesempatan kerja yang lebih besar. Industri harus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan perusahaan agar bersikap kooperatif dan adil dalam proses perekrutan tenaga kerja. Jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, DPRD akan mendorong langkah-langkah sesuai mekanisme dan aturan yang ada.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung, ia menilai pembangunan tetap harus berjalan dengan memperhatikan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

 

Reporter : De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎

Pemerintahan

Target 10 Besar Porprov Jabar, KONI Sukabumi Perkuat Kolaborasi dengan Pengusaha

Pemerintahan

Wali Kota Sukabumi Ajak Ulama Bersinergi Atasi Pengangguran dan Tingkatkan Kesejahteraan

Pemerintahan

Sepakat Bupati Sukabumi dan Kodim 0607 Terima Aspirasi Petani soal Relokasi Lahan Yon TP 345