Home / Pemerintahan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:30 WIB

Lapang Merdeka Kian Jadi Ikon Kota Sukabumi, DPUTR Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Kelestarian Taman

DPUTR Kota Sukabumi mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian ikon kota Lapang Merdeka / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terus berupaya menjaga kualitas taman sebagai ruang terbuka hijau, sarana rekreasi, olahraga, serta ruang interaksi sosial bagi masyarakat.

Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, menjelaskan taman di Kota Sukabumi terbagi menjadi dua kategori, yaitu taman pasif dan taman aktif.

Taman pasif lebih menonjolkan aspek keindahan dan kenyamanan lingkungan. Salah satu contohnya adalah Taman Aspirasi yang dimanfaatkan warga untuk bersantai, berkumpul, hingga melakukan berbagai aktivitas komunitas.


Sementara itu, taman aktif menjadi pusat kegiatan masyarakat, mulai dari olahraga, pendidikan hingga aktivitas komunitas. Beberapa taman aktif yang banyak dimanfaatkan warga antara lain Lapang Merdeka, Taman Cikondang, dan Taman Sugema.

Menurut Fajar, Taman Sugema cukup aktif digunakan oleh berbagai sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA untuk kegiatan olahraga maupun latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).

Ia menuturkan, pengelolaan taman aktif memiliki tantangan lebih besar karena pemerintah harus memastikan kebersihan, keamanan, serta kondisi tanaman dan fasilitas taman tetap terawat. Selain itu, perubahan cuaca ekstrem juga menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan langkah mitigasi secara berkelanjutan.

Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, DPUTR Kota Sukabumi menerapkan sistem kerja bergilir petugas kebersihan dan keamanan selama 24 jam. Namun, keberhasilan pemeliharaan taman juga membutuhkan dukungan masyarakat.


Karena itu, DPUTR terus mengedukasi masyarakat melalui papan informasi, imbauan pengeras suara, dan kampanye persuasif agar pengunjung menjaga kebersihan, tidak merusak tanaman, serta membuang sampah pada tempatnya.

Fajar menegaskan, Lapang Merdeka memiliki nilai strategis sebagai ruang publik sekaligus ikon Kota Sukabumi.

“Lapang Merdeka merupakan tempat rekreasi gratis bagi masyarakat dan sudah menjadi ikon Kota Sukabumi. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestariannya,” ujarnya.

 

Reporter: Ronald Alexander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN

Pemerintahan

GMNI Sukabumi Raya Bongkar Hasil Kajian Pembangunan Daerah, Wabup Andreas: Masukan Penting Kemajuan Sukabumi
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman diwawancara awak media di Pendopo / Foto: MediaAksara

Pemerintahan

Ribuan Pekerja SPPG Belum Terlindungi, Sekda Sukabumi: 402 SPPG, Baru Dua Bayar BPJS Kesehatan

Pemerintahan

Cegah Pernikahan Anak, DPPKB Sukabumi Perkuat Edukasi SSK dan Peran Keluarga