Rakor Bagian Kerjasama membahas rencana kerjasama pembangunan jalan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) di Aula Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi melalui Bagian Kerjasama Setda bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bidang Sumber Daya Alam (SDA), Pemerintah Desa Sinaresmi Kecamatan Cisolok, serta Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas rencana pembangunan jalan di kawasan taman nasional. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/11/2025).
Ketua Tim Pokja pada DPMD Kabupaten Sukabumi, Budi, menjelaskan pembahasan dilakukan untuk menindaklanjuti rencana pembukaan akses jalan dari Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok menuju Cihamerang Kebandungan, yang sebagian jalurnya melintasi kawasan TNGHS.
“Rencana pembukaan jalan merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk membuka konektivitas wilayah selatan Sukabumi. Namun karena lokasinya berada di kawasan taman nasional, kita tidak bisa langsung membangun tanpa adanya perjanjian kerjasama resmi dengan pihak TNGHS,” ujar Budi kepada Mediaaksara.
Ia menegaskan, proses pembangunan jalan harus diawali dengan penyusunan perjanjian kerjasama (PKS) antara Pemkab Sukabumi dan Balai TNGHS sebagai dasar hukum kegiatan. Selain itu, semua langkah teknis pembangunan wajib disesuaikan dengan ketentuan konservasi lingkungan yang berlaku.
“Pemerintah daerah tetap menghormati aturan kawasan konservasi, kita pastikan dulu semua prosedur dan administrasi selesai,” jelasnya.
Budi juga menyebutkan kolaborasi lintas sektor ini melibatkan berbagai pihak, termasuk kawasan Kesepuhan Gelar Alam yang rencananya dilewati jalur tersebut. Sinergi diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kelestarian alam di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
“Intinya, pembangunan jalan nanti diharapkan bisa meningkatkan akses masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam,” pungkasnya mewakili Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi.
Redaktur: Rapik Utama







