Home / Nasional

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:24 WIB

PWI Dorong Modal Ventura Percepat Pertumbuhan UMKM dan Startup Indonesia

PWI Pusat gelar Talkshow Jurnalistik bertema “Saatnya Perkuat Modal Ventura” bersama Akademisi dan Direktorat Pengawasan Perusahaan Modal Ventura dan Lembaga Keuangan Khusus OJK / Foto: Istimewa

JAKARTA, MEDIAAKSARA.ID — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir mendorong penguatan industri modal ventura sebagai salah satu penggerak pertumbuhan startup dan UMKM di Indonesia.

Menurut Munir, modal ventura tidak hanya berperan sebagai sumber pembiayaan, tetapi juga perlu menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang sehat melalui penguatan jaringan usaha, tata kelola, dan pendampingan berkelanjutan.

“OJK sebagai regulator tentu punya otoritas dalam mendukung keberadaan Amvesindo atau komunitas modal ventura agar bisa menjadi bagian dari ekosistem ekonomi di Indonesia,” ujar Munir dalam Talkshow Jurnalistik bertema “Saatnya Perkuat Modal Ventura” di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Rabu (19/8/2026).


Baca Juga :

Heboh Kasus Eks Jampidsus! Wartawan Siap Geruduk Kejaksaan Sukabumi, 10 Tuntutan Jurnalis Dibawa: Ada Apa?

Munir menilai dukungan regulator dibutuhkan karena masih banyak startup dan UMKM menghadapi kendala permodalan. Penguatan ekosistem dinilai penting agar investasi tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi turut mendorong keberlanjutan usaha.

Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Modal Ventura dan Lembaga Keuangan Khusus OJK, Aulia Fadly, menegaskan perusahaan modal ventura yang telah berizin dan terdaftar berada dalam pengawasan OJK.

Pengawasan dilakukan sejak tahap awal melalui fit and proper test, pemeriksaan dokumen, wawancara, hingga penelusuran latar belakang calon pengurus dan pemegang saham pengendali.

Aulia mengatakan OJK juga telah menyiapkan regulasi dan mekanisme mitigasi untuk mencegah penyimpangan. Namun, pelaksanaan aturan tetap menghadapi tantangan ketika terjadi pelanggaran oleh oknum.


Baca Juga :

Nekat Kabur Napi Asimilasi Lapas Warungkiara, Polisi Sukabumi Buru Patah Alias Acil

Sementara itu, pakar kebijakan ekonomi makro Universitas Atma Jaya Jakarta, YB Suhartoko, menyoroti perlunya penguatan pendampingan terhadap perusahaan pasangan usaha (PPU).

Menurutnya, PPU dapat berada pada posisi yang lebih lemah ketika berhadapan dengan perusahaan modal ventura yang memiliki kekuatan modal lebih besar. Karena itu, pendampingan regulator dinilai penting untuk menciptakan hubungan investasi yang lebih sehat.

Pengawasan industri modal ventura dilakukan secara berkelanjutan melalui pengawasan langsung dan tidak langsung, pemeriksaan, tindak lanjut hasil pemeriksaan, hingga penetapan status pengawasan intensif atau khusus sesuai ketentuan POJK Nomor 49 Tahun 2024.

 

Sumber: Humas PWI Pusat

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

Ekspedisi Patriot Bidik Jagung sebagai Mesin Ekonomi Baru di Papua Barat

Nasional

PKM Kolaborasi se- Indonesia di Desa Wisata Hanjeli Sukabumi, Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal

Nasional

‎PWI Tegaskan Bertanggung Jawab atas HPN 2027, Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Nasional

Kartu Pers Bukan Kartu Sakti: PWI Jabar Kecam Oknum Ngamuk di SDN 2 Sukaraja

Nasional

Presiden Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU, Ulang Momen Bersejarah Presiden Soekarno

Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Nasional

Pelanggan Bisnis dan Industri PLN Jabar Tumbuh Signifikan, Dorong Penguatan Ekonomi Jawa Barat

Nasional

Ekspor Benih Bening Lobster Dihentikan, Nelayan Ujung Genteng Klaim Pendapatan Anjlok hingga 70 Persen