Kepala Bidang Bina Marga pada DPUTR Kota Sukabumi Barlian Hadi / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID — Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi senilai Rp1,2 Milyar kini dipercepat setelah adanya temuan dari Inspektorat. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Barlian Hadi, sebagai Kepala Bidang Bina Marga pada DPUTR memastikan seluruh catatan hasil pengawasan telah ditindaklanjuti dan kondisi pekerjaan di lapangan sudah dinyatakan selesai.
Barlian menjelaskan, pengawasan Inspektorat merupakan bagian dari mekanisme untuk memastikan proyek berjalan sesuai aturan. Ia menegaskan, seluruh temuan telah diperbaiki tanpa menyisakan persoalan berarti.
“Sempat ada beberapa hal yang menjadi temuan, namun semuanya sudah kami tindak lanjuti dan diselesaikan di lapangan,” ujarnya usai apel di Dinas PUTR Kota Sukabumi, Senin (27/4/2026).
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/pp-tunas-akun-tiktok-tiba-tiba-diblokir-pengguna-panik-dan-bingung/
Salah satu temuan yang menjadi sorotan adalah kekurangan pekerjaan sekitar 1,5 meter. Namun, setelah dilakukan perbaikan, kondisi tersebut kini telah dinyatakan clear.
Di sisi lain, proyek yang semula memiliki durasi kontrak selama 150 hari kini dipercepat menjadi sekitar dua bulan. Percepatan ini dilakukan setelah mempertimbangkan masukan masyarakat, pengguna jalan, serta koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Satlantas.
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id
Saat ini, sebagian ruas jalan bahkan telah rampung dibeton, sementara pengerjaan lainnya terus berlangsung secara intensif.
Meski demikian, proses pembangunan sempat menimbulkan dampak bagi pengguna jalan. Aktivitas pengerukan pada malam hari menyebabkan material seperti tanah dan kerikil sempat tercecer di jalan. Pihak pelaksana mengakui pembersihan awal belum maksimal.
Namun, pembersihan lanjutan langsung dilakukan keesokan harinya, termasuk di Jalan Gudang, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Siliwangi. Kini, kondisi ruas jalan disebut sudah kembali bersih dan dapat dilalui dengan nyaman.
Pihak proyek berupaya membantu dengan membeli kebutuhan konsumsi pekerja dari warung sekitar. Meski belum menjangkau seluruh pelaku usaha, langkah ini menjadi bentuk kepedulian terhadap dampak ekonomi yang timbul.
“Kami mohon maaf kepada para pelaku UMKM yang terdampak. Kami sudah berupaya membantu semampunya, meski belum semua bisa terakomodasi,” kata Barlian.
Saat ini, pengerjaan terus dilakukan siang dan malam untuk mempercepat penyelesaian, terutama pada bagian jalan yang masih dalam tahap rabat beton.
Reporter: Ronald Alexsander
Redaktur: Rapik Utama







