Pemdes Warungkiara kabupaten Sukabumi rampungkan pengaspalan Jalan Legokmanggu melalui Banprov Jabar 2025 / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, berhasil merealisasikan program Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat (Banprov) Tahun 2025 melalui proyek pengaspalan jalan di Kedusunan Legokmanggu RT 03/RW 10. Perencanaan unfrastruktur menjadi prioritas utama guna meningkatkan kualitas akses masyarakat.
Pengaspalan dilaksanakan selama 10 hari kalender dengan anggaran sebesar Rp 98 juta. Pekerjaan mencakup panjang 200 meter, lebar 2,2 meter, dan ketebalan 0,015 meter. Kondisi jalan yang sebelumnya berlubang dan licin kini berubah menjadi akses yang lebih layak, aman, dan mendukung mobilitas warga.
Kepala Desa Warungkiara, Ade Suherdi, menyampaikan penyelesaian proyek merupakan komitmen pemerintah desa memaksimalkan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kepentingan masyarakat.
Baca: https://mediaaksara.id/jawa-barat-calonkan-kh-aang-abdullah-zein-menjadi-ketua-mui-jabar/
“Alhamdulillah, program Banprov 2025 dapat kami selesaikan tepat waktu. Jalan Legokmanggu memang sudah tidak layak dan membutuhkan perbaikan segera. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas bantuannya. Pembangunan sangat bermanfaat bagi warga,” ujar Ade, Senin (1/12/2025).
Ia menegaskan pemerintah desa akan terus memprioritaskan pembangunan yang berdampak langsung pada warga, terutama pada infrastruktur akses publik, pertanian, dan penguatan ekonomi lokal.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah dari bantuan provinsi benar dirasakan manfaatnya. Ke depan, kami akan mendorong pembangunan merata di seluruh kedusunan,” tambahnya.
Ketua RW 10, Asep, memberikan apresiasi atas tuntasnya pengerjaan pengaspalan tersebut. Menurutnya, perubahan kualitas jalan sangat signifikan.
“Sebelumnya jalan licin dan banyak batu. Setelah diaspal, akses jauh lebih aman dan nyaman. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa,” ungkapnya.
Hal yang sama dirasakan Dedi (40), warga setempat yang mengaku terbantu terutama dalam aktivitas pertanian. “Pengaspalan memudahkan kami mengangkut hasil panen. Jalan lebih halus, kendaraan jadi tidak terhambat,” tuturnya.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







