Petugas PLN UID Jawa Barat melakukan maintenance pada panel listrik industri untuk mendukung investasi dan ekonomi Jabar / Foto: Istimewa
BANDUNG, MEDIAAKSARA.ID — Aktivitas sektor bisnis dan industri di Jawa Barat menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang Semester I 2026. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya jumlah pelanggan bisnis dan industri yang dilayani PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat.
Hingga Semester I 2026, jumlah pelanggan bisnis PLN UID Jawa Barat mencapai 1.054.347 pelanggan, atau tumbuh 11,32 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat 947.135 pelanggan.
Sementara pelanggan industri meningkat 8,38 persen, dari 19.157 pelanggan pada Semester I 2025 menjadi 20.762 pelanggan pada Semester I 2026.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan pertumbuhan pelanggan dari sektor bisnis dan industri menjadi salah satu indikator berkembangnya aktivitas produktif di Jawa Barat.
Baca Juga :
Prabowo Turun Gunung Tangani Karhutla, Dorong Inovasi hingga Sumur Bor di Lahan Gambut
“Pertumbuhan pelanggan bisnis dan industri menunjukkan aktivitas produktif di Jawa Barat terus berkembang. Bagi PLN, hal ini menjadi dorongan untuk terus memastikan kebutuhan listrik pelanggan dapat dipenuhi dengan layanan yang semakin mudah, cepat, dan andal sehingga kegiatan usaha dapat berjalan dan berkembang dengan baik,” ujar Joharifin.
Pertumbuhan sektor produktif juga berjalan seiring dengan meningkatnya investasi di Jawa Barat. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, realisasi investasi pada Semester I 2026 mencapai Rp138,13 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 246.887 orang.
Capaian ini turut memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu tujuan investasi utama di Indonesia serta provinsi dengan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar pada semester pertama 2026.
Joharifin menegaskan, pertumbuhan dunia usaha perlu diimbangi dengan ketersediaan listrik yang memadai dan kemudahan dalam memperoleh layanan kelistrikan.
Baca Juga :
Sepekan Napi Acil Kabur dari Lapas Warungkiara, Begini Perkembangan Penanganannya!
“PLN ingin memastikan pertumbuhan dunia usaha di Jawa Barat diikuti dengan kesiapan layanan kelistrikan yang memadai. Ketika pelaku usaha membutuhkan listrik untuk memulai, meningkatkan kapasitas, maupun mengembangkan usahanya, kami siap memberikan dukungan kelistrikan sesuai kebutuhan,” katanya.
Menurutnya, pasokan listrik yang andal memiliki peran penting menjaga produktivitas sekaligus memberikan ruang bagi dunia usaha untuk terus berkembang.
Karena itu, PLN UID Jawa Barat berkomitmen memperkuat infrastruktur kelistrikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelanggan dari sektor bisnis dan industri.
Baca Juga :
Irigasi Cilegok Ciracap Rusak, Ratusan Hektare Sawah di Sukabumi Terancam Krisis Air
“Listrik bukan hanya menjadi kebutuhan operasional, tetapi juga salah satu penggerak aktivitas ekonomi. Kami berharap semakin mudahnya masyarakat dan pelaku usaha memperoleh akses listrik dapat mendukung peningkatan produktivitas, pertumbuhan usaha, serta memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Joharifin.
Melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan, PLN UID Jawa Barat terus menjaga kesiapan sistem kelistrikan untuk mengimbangi pertumbuhan sektor bisnis dan industri.
Dengan pasokan listrik yang andal serta layanan yang semakin mudah diakses, PLN menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.
Sumber: Darry Giovanno, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat
Redaktur: Rapik Utama







