Home / Pemerintahan

Senin, 16 Maret 2026 - 20:55 WIB

Muhibah Ramadan Berakhir di Cidahu, Bupati Ungkap Fakta Jalan Sukabumi: Baru 62 Persen Mantap

Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Sukabumi mengungkap kemantapan jalan baru 62 persen saat penutupan Muhibah Ramadan 1447 H di Cidahu, Senin (16/3/2026) / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menutup rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami As-Salafiyah, Pasireungit RT 03 RW 08, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini menjadi penutup setelah jajaran pemerintah daerah berkeliling ke sejumlah masjid di 10 kecamatan selama Ramadan.

Dalam kegiatan dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengungkapkan tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sukabumi saat ini baru mencapai sekitar 62 persen dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai kurang lebih 1.400 kilometer.

Menurutnya, panjangnya jaringan jalan di wilayah Kabupaten Sukabumi menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan infrastruktur.

“Luas wilayah juga jalan Kabupaten Sukabumi sangat panjang. Sejauh ini kemantapan jalannya baru sekitar 62 persen,” ujarnya.

Meski demikian, masyarakat diminta tidak khawatir. Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai fokus utama pada tahun 2026.

Baca Juga: https://mediaaksara.id/buka-puasa-bersama-pemuda-pancasila-sukabumi-diisi-aksi-sosial-ayep-zaki-sebut-energi-anak-muda-kunci-kemajuan/

“Insya Allah akan banyak pembangunan di tahun 2026, baik itu infrastruktur jalan, irigasi, rutilahu maupun pembangunan lainnya,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, dirinya bersama Wakil Bupati menargetkan peningkatan pembangunan secara bertahap hingga akhir masa jabatan.

“Kami baru satu tahun memimpin Kabupaten Sukabumi. Mudah-mudahan dalam empat tahun ke depan kemantapan jalan dapat terus meningkat, termasuk konektivitas antarwilayah,” tegasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program strategis, salah satunya pemberian beasiswa bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Sejak kami memimpin, pemerintah daerah menyediakan beasiswa bagi warga Kabupaten Sukabumi yang ingin berkuliah di berbagai perguruan tinggi,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan kekompakan dirinya bersama Wakil Bupati dalam memimpin Kabupaten Sukabumi.

“Dalam memimpin Kabupaten Sukabumi, saya selalu berdampingan dengan pak wakil. Mohon doa dari masyarakat agar kami diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah ini,” pintanya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Sukabumi Andreas. Ia menegaskan kekompakan antara pimpinan daerah menjadi kunci dalam menjalankan tanggung jawab pemerintahan.

“Sampai detik ini kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun dengan kekompakan, tanggung jawab akan terasa lebih ringan. Bupati dan Wakil Bupati akan tetap solid hingga akhir masa jabatan,” ungkapnya.

 

Sumber: Diskominfosan Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Proyek Jalan Prana Sukabumi Retak Sebelum Rampung, DPUTR Perintahkan Penyedia Bongkar dan Cor Ulang

Pemerintahan

PAD Digenjot, Bupati Sukabumi Minta ASN Tingkatkan Pelayanan dan Kejar Pajak Tepat Waktu

Pemerintahan

Rotasi Pejabat Kemenag Jabar, Agus Buhori Resmi Pimpin Kemenag Kota Sukabumi

Pemerintahan

K3S Gegerbitung Gandeng Inspektorat, Budaya Antikorupsi Diperkuat di Sekolah Dasar

Pemerintahan

Pemerintah Daerah Dikebut PSN, Kemenkop: Gerai KDKMP Ditargetkan Beroperasi Awal Oktober

Pemerintahan

Inspektorat Kota Sukabumi Fokus PSN, Monitoring Pembangunan Fisik Menunggu Surat Tugas

Pemerintahan

DPU Sukabumi Kebut Infrastruktur Jalan Sudajaya Girang-Selabintana Demi Kenyamanan Warga

Pemerintahan

Kejari dan Inspektorat Sukabumi Bongkar Dugaan Korupsi APBDes 2025: Kaur Keuangan Desa Ciheulangtonggoh Jadi Tersangka, Kerugian Capai Rp574 Juta