Antrean kendaraan di Exit Tol Parungkuda: Prediksi Dishub Kabupaten Sukabumi jadi titik kemacetan, ramp check dan jalur alternatif mulai disiapkan / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Menjelang perayaan H-4 Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mematangkan berbagai kesiapan teknis dan operasional guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan wisata Lebaran.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latief, saat menjadi narasumber dalam program Podcast Radio Citra Lestari (RCL) Sukabumi belum lama ini. Dalam kesempatan itu, ia hadir bersama tim Dishub untuk menjelaskan berbagai strategi yang disiapkan guna memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.
Menurut Latief, tugas pokok dan fungsi Dishub pada momentum Lebaran difokuskan pada aspek keselamatan, kelancaran, serta ketertiban lalu lintas. Hal ini mengingat Kabupaten Sukabumi tidak hanya menjadi daerah tujuan mudik, tetapi juga salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat.
“Kami telah menyusun strategi komprehensif untuk mengantisipasi prediksi lonjakan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi. Salah satu langkah preventif yang sudah kami lakukan adalah program inspeksi keselamatan lalu lintas atau ramp check,” ujar Latief.
Ramp check tersebut difokuskan pada kendaraan angkutan umum yang akan digunakan sebagai armada mudik. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan sehingga potensi kecelakaan akibat faktor teknis kendaraan dapat ditekan semaksimal mungkin.

Selain kesiapan armada, Dishub Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Berdasarkan prediksi, Exit Tol Parungkuda diperkirakan kembali menjadi titik sentral penumpukan kendaraan dari arah Jabodetabek menuju wilayah Sukabumi.
Untuk mengurai potensi kemacetan di jalur utama, Dishub telah memetakan sejumlah jalur alternatif dan menyiagakan rambu penunjuk arah di berbagai titik strategis.
“Fokus kami adalah mengurai kepadatan di jalur utama. Kendaraan yang keluar dari Exit Tol Parungkuda, baik pemudik maupun wisatawan, akan kami arahkan memanfaatkan jalur alternatif yang sudah dipastikan kelaikan dan keamanannya bersama instansi terkait,” jelasnya.
Di akhir sesi podcast, Mubtadi Latief juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, baik yang keluar maupun masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi.
Ia menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan, sejalan dengan tagline mudik tahun ini, yakni “Mudik Aman Keluarga Bahagia.”
“Utamakan keselamatan di atas segalanya. Sebelum berangkat pastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima dan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Patuhi rambu lalu lintas, jangan memaksakan diri jika lelah, dan ikuti arahan petugas di lapangan. Mari bersama-sama mewujudkan mudik dan libur Lebaran 2026 di Kabupaten Sukabumi yang aman, nyaman, dan berkesan,” pungkasnya.
Sumber: RCL Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







