DP3A Kabupaten Sukabumi gelar pembentukan Kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di lokasi Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Desa/ Kecamatan Gunungguruh/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan pembentukan Kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di lokasi Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Kegiatan dilaksanakan di Bale Sawala, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh.
Kepala Desa Gunungguruh, Panji Purnama Cahyana, ke Mediaaksara menjelaskan desanya terpilih mewakili Kabupaten Sukabumi dalam Lomba P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Alhamdulillah, Desa Gunungguruh ditunjuk mewakili Kabupaten Sukabumi dalam Lomba P2WKSS tingkat provinsi. Dari tuntutan lomba tersebut, sudah ada beberapa dinas yang melaksanakan kegiatan di desa kami,” ujar Panji saat dikonfirmasi Mediaaksara, pada Rabu (28/5/2025).
Sejauh ini, lima dinas telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program P2WKSS di Desa Gunungguruh:
1. Disnakertrans: Melakukan pelatihan pengolahan hasil pertanian selama tiga hari.
2. Bagian Hukum Setda: Menyelenggarakan sosialisasi terkait bantuan hukum bagi masyarakat.
3. BPBD: Melaksanakan pelatihan tanggap darurat bencana selama dua hari.
4. Dinas Perhubungan: Memasang enam titik Penerangan Jalan Umum (PJU).
5. DP3A: Membentuk Kelompok PEKKA untuk memperkuat peran perempuan kepala keluarga di desa.
Baca: https://mediaaksara.id/heboh-spanduk-gabung-kota-sukabumi-warga-dapil-4-melawan/
Panji berharap, dengan dukungan lintas dinas dan sinergitas program yang ada, Desa Gunungguruh mampu meraih hasil terbaik dalam lomba.
“Harapan kami bisa menjadi juara satu. Tahun lalu, Desa Cicareuh meraih juara ketiga, dan sebelumnya Desa Kebonpedes juga meraih juara ketiga. Dengan dukungan ini, mudah-mudahan Desa Gunungguruh bisa lebih tinggi, minimal juara dua atau juara satu,” tambahnya.
Kades juga mengungkapkan, kegiatan ini selaras dengan program gubernur KDM, yaitu Desa Istimewa. Saat ini pihak desa masih menunggu instruksi lebih lanjut dari DP3A mengenai integrasi indikator P2WKSS dalam lomba Desa Istimewa.
Reporter: Anggita TA. Rahman
Redaktur: Rapik Utama







