Home / Pemerintahan

Minggu, 6 Juli 2025 - 17:16 WIB

Konferensi PGRI Kabupaten Sukabumi: Bupati Asep Japar, PR Guru Honorer & Sarana Pendidikan

Bupati Sukabumi Asep Japar membuka Konferensi PGRI Sukabumi 2025 / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Hotel Sukabumi Indah, Kecamatan Sukabumi. Acara dihadiri oleh Bupati Sukabumi Asep, Ketua DPRD, Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat dan Kepala Dinas Pendidikan .

Usai membuka konferensi, Bupati Asep kepada awak media menyampaikan momentum tersebut menjadi ajang mengevaluasi kinerja organisasi selama lima tahun terakhir, sekaligus menyamakan pandangan dalam menentukan arah organisasi PGRI ke depan.

“Konferensi menjadi ruang refleksi dan strategi bagi pengurus dan anggota PGRI. Terutama dalam menjawab tantangan pendidikan ke depan,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/gebyar-muharram-1447-h-dan-milad-psi-ke-24-ikhtiar-menjadikan-sukabumi-yang-mubarakah/

Bupati menegaskan, masa depan pendidikan sangat bergantung pada kualitas guru. Lebih dari sekadar pengajar, guru merupakan pembentuk karakter, penanam nilai, dan agen perubahan dalam kehidupan berbangsa.

“PGRI harus terus hadir dengan ide-ide segar yang mendorong kemajuan pendidikan, apalagi di tengah era digital dan transformasi global saat ini,” tambahnya.

Baca: https://mediaaksara.id/guru-honorer-r3-sukabumi-desak-bkpsdm-dan-dinas-pendidikan-kejelasan-dan-kepastian/

Ia juga menyoroti pentingnya peran guru masa kini yang tidak hanya cakap dalam mengajar, tapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovatif dalam metode pembelajaran, serta mampu menanamkan semangat kebangsaan dan nilai-nilai etika kepada peserta didik.

“Mari kita buktikan guru bermutu adalah pilar kemajuan bangsa. Guru hebat adalah penjaga kekuatan negara,” serunya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati disinggung isu pendidikan yaitu tenaga honorer dan rusaknya bangunan sekolah, Ia katakan hal itu adalah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah. “Kami terus berupaya atas kondisi sarana prasarana sekolah yang masih rusak, serta status tenaga honorer yang membutuhkan solusi dan kepastian,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎