Home / Pemerintahan

Jumat, 4 Juli 2025 - 15:58 WIB

Guru Honorer R3 Sukabumi Desak BKPSDM dan Dinas Pendidikan Kejelasan dan Kepastian! 

Forum Guru Honorer R3 Sukabumi menyampaikan 10 poin aspirasi kepada BKPSDM terkait kejelasan status dan penggajian dan soroti kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Pengurus Forum Guru Honorer R3 Bergerak Kabupaten Sukabumi menggelar audiensi bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (4/7/2025). Dalam pertemuan, para guru honorer diterima Sekretaris BKPSDM beserta Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN (PPIA).

Ketua Forum R3, Asep Ruswandi, kepada MediaAksara menyampaikan audiensi menjadi forum silaturahmi sekaligus wadah menanyakan kejelasan arah dan implementasi program R3 yang hingga kini belum memiliki kepastian.

“Kami mempertanyakan, program R3 ini hendak dibawa ke mana? Sampai sekarang belum ada kejelasan yang dirancang secara matang,” ungkap Asep di area kantor BKPSDM, jalan Kadupugur, Cicantayan.

Baca: https://mediaaksara.id/3-027-peserta-ikuti-seleksi-asn-pppk-tahap-ii-di-bkn-ini-penjelasan-bkpsdm-sukabumi/

Pihaknya juga mendesak BKPSDM melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Pendidikan, khususnya dalam hal pendataan afirmasi, termasuk validitas data pekerjaan dan usia tenaga honorer.

Dalam forum, disampaikan pula 10 poin aspirasi sebagai berikut:

1. Formasi berdasarkan masa kerja dan usia: kami mengusulkan agar formasi tetap mengutamakan pengabdian dan usia tenaga honorer.

2. Penetapan jadwal pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH): mendesak kejelasan waktu pengisian daftar riwayat hidup bagi peserta lulus seleksi.

Baca: https://mediaaksara.id/bank-bjb-sukabumi-komit-dukung-program-rumah-subsidi-166-juta-cek-skemanya/

3. Optimalisasi formasi : meminta upaya konkret agar tidak ada formasi kosong yang tidak termanfaatkan.

4. Formasi tambahan tahun 2025 dengan mengusulkan penambahan formasi dan pengalokasian anggarannya dalam APBD-P 2025.

5. Skema gaji P3K paruh waktu: Menuntut kejelasan mekanisme penggajian P3K paruh waktu agar tidak ada ketimpangan.

6. Prioritaskan Honorer Tahap 1 & 2 yang Terdata di BKN: Mengimbau agar sistem Dapodik ditunda, dan memprioritaskan honorer yang telah terdata resmi.

Baca: https://mediaaksara.id/rumah-subsidi-pekerja-program-flpp-disnakertrans-sukabumi-dukung-asta-cita-presiden-prabowo/

7. Prioritas Seleksi Tahap 1 dan R3: Mendesak agar peserta seleksi tahap 1, terutama R3, segera diarahkan mengisi DRH.

8. Upah Setara UMR: Menuntut upah paruh waktu setara Upah Minimum Regional Kabupaten.

9. Tunjangan Profesi Guru (TPG): Menyoroti tidak dianggarkannya TPG bagi guru honorer bersertifikasi, dan meminta solusi regulatif.

10. Transparansi Anggaran BOSP 20%: Meminta kejelasan implementasi alokasi 20% BOSP untuk honor tenaga pendidik.

Baca: https://mediaaksara.id/miris-anak-11-tahun-ditolak-keluarga-usai-diduga-mencuri-di-sukabumi/

Di tempat yang sama, Dodi, Humas Forum R3, menyampaikan apresiasi atas respons BKPSDM terhadap 10 poin aspirasi tersebut.

“Kami menghargai komitmen BKPSDM yang menargetkan penyelesaian seluruh aspirasi pada Oktober 2025, khususnya untuk kategori R2 dan R3,” ujar Dodi.

Kami harapkan aspirasi menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan yang lebih berpihak kepada tenaga honorer, khususnya mereka yang telah lama mengabdi.

Baca: https://mediaaksara.id/kua-warungkiara-faktor-ekonomi-dan-pinjol-jadi-pemicu-utama-perceraian/

Pihak Forum R3 akan terus memantau perkembangan hingga realisasi janji tersebut. Ia menekankan pentingnya komitmen agar penyelesaian tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar terealisasi.

Sebagai informasi, jumlah guru honorer yang masuk dalam kategori R3 di Kabupaten Sukabumi saat ini mencapai sekitar 2.200 orang. Forum berharap proses ini dituntaskan setidaknya pada akhir Oktober 2025.

“Besar harapan kami agar semua ini bukan hanya janji, tapi bisa terealisasi tepat waktu,” tutup Dodi.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ribuan RT/RW Geruduk Balai Kota Sukabumi, Desak Wali Kota Minta Maaf hingga Ancam Pemakzulan, ini Sikap DPRD! 

Pemerintahan

Rakor Bunda PAUD Jampangkulon Perkuat Kolaborasi Wujudkan Layanan PAUD Holistik Integratif

Pemerintahan

Kemenag Sukabumi Teguhkan Komitmen Merawat Persatuan Bangsa pada Hari Lahir Pancasila 2026

Pemerintahan

Paskibra Kabupaten Sukabumi Sukses Kibarkan Merah Putih pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Pemerintahan

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Global

Pemerintahan

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi Tegaskan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Pemerintahan

Srikandi PLN Sukabumi Turun ke Sekolah, Bekali Pelajar Kompetensi dan Motivasi Hadapi Dunia Kerja

Pemerintahan

Bulog Pastikan Bantuan Pangan Tepat Timbangan, Dirut Monev Penyaluran Beras di Sukabumi