Home / Kabar Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:12 WIB

Ketua KNPI Sebut Sukabumi Zona Merah Narkoba, Minta Dukungan Publik Berantas Bandar hingga ke Akar

Wawancara Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa : Tak Cukup Tangkap Pengguna, KNPI Minta Dukungan Publik Berantas Bandar Narkoba di Sukabumi / Foto: Istimewa 

SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 KNPI dengan mengusung tema “Pemuda Bersatu Indonesia Maju untuk Sukabumi Mubarakah”, di Gedung Pendopo Sukabumi, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan mewakili Bupati Sukabumi dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), para tamu undangan, serta jajaran pengurus KNPI se-Kabupaten Sukabumi.

Momentum peringatan HUT KNPI juga menjadi ajang penegasan komitmen organisasi kepemudaan mendukung terwujudnya Sukabumi Bersih Narkoba (Bersinar).


Baca Juga :

Gubernur KDM Pastikan Puluhan Rumah Adat Kasepuhan Ciptamulya yang Terbakar Akan Dibangun Kembali Pemprov Jabar

 

Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa, mengaku prihatin terhadap maraknya peredaran narkotika dan obat keras terbatas (OKT) yang dinilai telah merambah hingga ke tingkat desa.

“Saya yakin Sukabumi sudah masuk zona merah. Banyak laporan dari teman-teman di kecamatan mengenai maraknya penyalahgunaan narkoba dan obat keras terbatas. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Yandra, KNPI telah menggelar Deklarasi Hari Anti Narkoba serta membentuk Satgas Kepemudaan sebagai langkah pencegahan. Satgas tersebut akan menerima laporan masyarakat dan berkoordinasi dengan tim KNPI , Badan Narkotika Nasional (BNN), serta aparat penegak hukum.

Ia menegaskan penyelamatan generasi muda menjadi prioritas menuju visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, KNPI juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyediakan fasilitas rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba agar keluarga tidak lagi takut melapor akibat stigma sosial.


Baca Juga :

Puluhan Rumah Adat Ludes Terbakar di Sukabumi, PWI Peduli Ajak Publik Bersatu Bantu Korban

 

 

Dalam waktu dekat, KNPI menjadwalkan audiensi dengan Bupati Sukabumi untuk membahas strategi pencegahan, rehabilitasi, hingga penguatan sinergi pemberantasan narkoba.

Yandra menilai penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penangkapan pengguna semata, tetapi harus menyasar jaringan pengedar hingga bandar.

“Jangan hanya menangkap pengguna. Yang harus diberantas juga adalah akarnya, yakni para pengedar dan bandar. Kami berharap dukungan serta pengawasan publik dapat mendorong aparat penegak hukum bekerja semakin profesional dan tegas dalam memberantas peredaran narkoba di Sukabumi,” tegasnya.

 

Reporter: De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Babak Baru Sengketa SPPG Nagrak Utara 3 Sukabumi, Dua Yayasan Berbeda Versi soal Legalitas Pengelolaan MBG ‎

Kabar Daerah

Krisis Air Bersih Warga Bojong Sukabumi: Tujuh Tangki Dua Hari Sekali, Warga Cikembar Menanti Solusi Sumur Bor

Kabar Daerah

TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi Bangun Rutilahu Warga Ciemas

Kabar Daerah

Legalitas Kebun Sawit Warungkiara Disoal Publik, FORMAWAR Siapkan Aksi dan Tuntut Transparansi Izin ‎

Kabar Daerah

Ada apa Anggaran Ketapang Warungkiara, Kelompok Tani Sukabumi Mundur dan Penjualan Domba Patut Diperjelas! 

Kabar Daerah

Belajar Sambil Bermain, Mahasiswa KKN Nusa Putra Sukabumi Kenalkan Edugame ke Siswa SDN Gunung Malang ‎

Kabar Daerah

Aktivis Sukabumi Soroti Kasus Dugaan Pencurian Oknum Ojol di Toserba, Dorong Penyelesaian Restorative Justice

Kabar Daerah

Persatuan Alumni GMNI Sukabumi Siap Kritis Kawal Kebijakan Pemkab, Ini Komitmennya!