Home / Pemerintahan

Selasa, 22 Juli 2025 - 13:51 WIB

KASAD & KDM Resmikan Irigasi 424 Hektar di Ciracap, Dorong Swasembada Pangan Jawa Barat

KASAD dan KDM Resmikan Irigasi 424 Hektar di Ciracap Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan proyek pengairan pertanian di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/7/2025). Proyek yang mencakup 424 hektar lahan pertanian dan menjadi bagian dari strategi nasional untuk mewujudkan swasembada pangan.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine, disaksikan oleh lebih dari 1.000 peserta, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, pejabat tinggi TNI AD, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta kelompok tani.

Jenderal TNI Maruli menegaskan proyek ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia juga menyoroti peran penting Babinsa dalam mendampingi dan mengawasi pelaksanaan program irigasi.

Baca: https://mediaaksara.id/presiden-prabowo-resmikan-kopdes-merah-putih-langkah-strategis-entaskan-kemiskinan-dari-desa/

“Program Ini bukan sekadar proyek air dan sawah, tetapi simbol kolaborasi lintas sektor untuk masa depan pertanian Indonesia,” ujar Jenderal Maruli.

KASAD dan KDM Resmikan Irigasi 424 Hektar di Ciracap Sukabumi/ Foto: Istimewa
KASAD dan KDM Resmikan Irigasi 424 Hektar di Ciracap Sukabumi/ Foto: Istimewa

Program pengairan merupakan bagian dari skema besar pembangunan pertanian di Jawa Barat, mencakup total 5.495 hektar pada 53 titik lokasi.

Baca: https://mediaaksara.id/minggu-bergerak-jabar-di-sukabumi-warga-antusias-berolahraga-dan-nikmati-fasilitas-publik/

Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan Pemprov Jabar menargetkan penghapusan lahan sawah tadah hujan dalam dua tahun ke depan. “Kita akan bangun 1.000 titik air bersih dan perbaiki akses jalan melalui kolaborasi bersama TNI,” ucapnya yang kerap disebut KDM.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, KASAD juga menyerahkan 500 paket sembako kepada masyarakat dan kelompok tani. Sementara itu, Pemprov Jabar memberikan insentif sebesar Rp 20 juta kepada Babinsa sebagai bentuk dukungan atas pengawasan proyek pengairan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama. Momen peresmian menjadi tonggak dalam mewujudkan pertanian yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah selatan Jawa Barat.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN

Pemerintahan

GMNI Sukabumi Raya Bongkar Hasil Kajian Pembangunan Daerah, Wabup Andreas: Masukan Penting Kemajuan Sukabumi
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman diwawancara awak media di Pendopo / Foto: MediaAksara

Pemerintahan

Ribuan Pekerja SPPG Belum Terlindungi, Sekda Sukabumi: 402 SPPG, Baru Dua Bayar BPJS Kesehatan

Pemerintahan

Cegah Pernikahan Anak, DPPKB Sukabumi Perkuat Edukasi SSK dan Peran Keluarga