Home / Kabar Daerah

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:06 WIB

Kadinkes Sukabumi: Tata Kelola Aset Sudah Profesional, Polemik Lahan RSUD Sukalarang Diupayakan Win-Win Solution

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi diwawancara awak media di Gedung Pendopo / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi bersama Bupati Sukabumi, Forkopimda, perangkat daerah, serta Kepala Desa Sukalarang untuk membahas polemik pemanfaatan lahan aset milik Pemkab Sukabumi, Senin (5/1/2026). Rapat berlangsung di Gedung Pendopo Sukabumi.

Pembahasan difokuskan pada lahan seluas kurang lebih 3.600 meter persegi yang berlokasi di Kampung Cikadu, Desa Sukalarang. Lahan tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebagai lokasi perencanaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukalarang dan tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi 2021–2026, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021.

Namun dalam perjalanannya, sebagian lahan aset Dinas Kesehatan telah dimanfaatkan untuk pembangunan Gerai KDMP Desa Sukalarang, yang merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat. Kondisi ini kemudian memunculkan polemik di tengah masyarakat terkait pemanfaatan aset daerah yang dikhawatirkan menghambat pembangunan rumah sakit Sukalarang.

Baca: https://mediaaksara.id/knpi-gunungguruh-soroti-dua-isu-strategis-transparansi-kis-pbi-dan-persatuan-pemuda-sukabumi/

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, selepas Rakor menegaskan berkenaan tata kelola aset di lingkungan Dinas Kesehatan pada prinsipnya telah dilakukan secara profesional.

“Penataan aset Dinas Kesehatan Insya Allah sudah dan akan terus dilakukan secara profesional. Dari awal, aset Dinkes sudah ditata kelola dengan baik,” ujar Maskur saat dikonfirmasi awak media.

Masykur menjelaskan Dinas Kesehatan memiliki perencanaan jangka panjang, salah satunya pembangunan RSUD Sukalarang sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Bahkan, lahan tersebut telah dibeli oleh pemerintah daerah sejak tahun 2019.

Baca: https://mediaaksara.id/dua-perusahaan-besar-di-desa-titisan-sukalarang-dinilai-kooperatif-csr-2025-3-proposal/

“Perencanaan pembangunan rumah sakit di Sukalarang itu memang sudah ada. Data asetnya jelas, pembelian lahannya juga dilakukan sejak 2019,” ungkapnya.

Terkait adanya dua kepentingan strategis, yakni program nasional KDMP dan program daerah pembangunan rumah sakit, Maskur menyebutkan pihaknya berharap dapat ditemukan solusi terbaik yang tidak merugikan kepentingan publik.

Baca: https://mediaaksara.id/potensi-konflik-tanah-jadi-sorotan-gtra-bpn-sekda-dprd-sukabumi-gaspol-reforma-agraria/

“Ini kan sama-sama program strategis, yang satu program nasional, yang satu program kabupaten. Insya Allah ada solusi terbaik, win-win solution. Kita doakan dua-duanya bisa terlaksana,” katanya.

Meski demikian, Masykur menegaskan keputusan teknis dan kebijakan lanjutan berada pada kewenangan pimpinan daerah. Ia menyebutkan masih terbuka kemungkinan adanya skema lain dalam penataan aset agar polemik serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Untuk detail kewenangan tentu ada di pimpinan. Yang jelas, kami di Dinkes siap mendukung kebijakan terbaik demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar

Kabar Daerah

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Sukabumi Justru Terima Setengahnya, Ada Apa di Balik Rantai Distribusi?

Kabar Daerah

Operasi Lebih Aman di RSUD Jampangkulon, Peran Dokter Anestesi Jadi Kunci Keselamatan Pasien