Ilustrasi konferensi pers anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, menyatakan praktik pungutan wakaf yang dikondisikan kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi sudah tidak lagi terjadi / Foto: Istimewa ‘AI’
MEDIAAKSARA.ID – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Danny Ramdhani, menyatakan praktik pungutan wakaf yang sebelumnya diduga dikondisikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi kini sudah tidak lagi terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Danny melalui unggahan di akun TikTok pribadinya pada Sabtu (18/7/2026). Ia mengaku memperoleh informasi bahwa tidak ada lagi pengondisian wakaf yang dilakukan oleh dinas, organisasi perangkat daerah (OPD), maupun perusahaan daerah terhadap ASN.
“Alhamdulillah, informasi yang kami terima tidak ada lagi pungutan terkait wakaf yang dikondisikan oleh dinas, SKPD maupun perusahaan daerah kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi,” ujar Danny dikutip awak media, Senin (20/7/2026).
Baca Juga :
Menurutnya, perkembangan tersebut merupakan kabar baik yang patut diapresiasi. Ia menilai kondisi itu sejalan dengan komitmen yang pernah dibangun bersama pada awal 2026 agar pelaksanaan program sosial keagamaan tidak disertai unsur paksaan maupun pengondisian.
Danny berharap praktik serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari sehingga kegiatan sosial dan keagamaan tetap berjalan sesuai prinsip sukarela dan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga :
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang dinilai telah mengawal persoalan tersebut, termasuk masyarakat, media, dan pihak-pihak yang memberikan perhatian terhadap pelaksanaan kerja sama program wakaf antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Yayasan Doa Bangsa.
Menurut Danny, wakaf, infak, sedekah, maupun amal jariah merupakan bentuk ibadah yang harus didasari keikhlasan setiap individu.
“Infak, sedekah, jariah, dan sebagainya harus dilakukan secara sukarela tanpa ada paksaan ataupun tekanan dari pihak mana pun. Hal itu sudah menjadi ranah pribadi masing-masing, bukan sesuatu yang dikondisikan,” tegasnya.
Sumber: @Pr1m
Redaktur: Rapik Utama







