KNPI Gunungguruh Dukung Labelisasi KIS PBI Demi Transparansi Bansos, Tegaskan Sikap atas Isu Dualisme / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Gunungguruh, Ujang Abdurohman, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Sosial yang mulai melakukan penertiban data penerima bantuan sosial dengan program labelisasi atau pemasangan stiker di rumah warga penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai dari APBD Kabupaten Sukabumi.
Program ini akan menyasar sekitar 60 ribu rumah masyarakat tidak mampu yang tercatat sebagai penerima KIS PBI. Tahap awal, labelisasi dilakukan di tujuh kecamatan, yakni Gunungguruh, Cicantayan, Caringin, Kadudampit, Sukaraja, Sukabumi, dan Cisaat.
Ujang menilai, langkah tersebut merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi, akurasi, dan pengawasan penyaluran bantuan sosial, agar tepat sasaran dan meminimalisasi potensi penyimpangan data.
“Menyikapi penerima KIS PBI yang dilabeli stiker di rumahnya, tentunya kami sangat setuju. Ini langkah positif untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Ujang, Senin (5/1/2026).
Ia menegaskan, dalam proses pengecekan dan pengawasan di lapangan, pihak KNPI kecamatan siap berperan aktif, namun tetap mengedepankan koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, khususnya pemerintah desa.
“Untuk memastikan rumah penerima KIS PBI sudah dilabeli atau belum, tentu harus berkoordinasi dengan pihak pemerintah dan stakeholder, salah satunya desa yang bersangkutan. Karena kami tidak memegang data penerima KIS tersebut,” jelasnya.
Selain menyoroti isu sosial, Ujang juga menanggapi maraknya informasi dualisme kepemimpinan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan sikap PK KNPI Gunungguruh yang tetap solid dan patuh di bawah kepemimpinan Yandra Utama Santosa, yang dilantik sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi periode 2025–2028 pada September 2025 oleh Wakil Ketua I DPD KNPI Jawa Barat.
Diketahui, polemik muncul setelah pada Desember 2025 digelar Musyawarah Daerah (Musda) tandingan yang melahirkan kepengurusan lain, dengan dilantiknya Gilang Gusmana sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD KNPI Jawa Barat.
“Kami bersama pengurus PK KNPI Kecamatan Gunungguruh bersikap tegas dan tetap patuh di bawah kepemimpinan Ketua Yandra Utama Santosa,” tegasnya.
Ia berharap, polemik dualisme tersebut dapat segera diselesaikan secara bijak demi menjaga soliditas pemuda di Kabupaten Sukabumi.
“Kami berharap isu dualisme ini segera selesai. Pemuda harus bersatu dan jangan sampai terpecah belah oleh kepentingan sesaat,” pungkas Ujang warga Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh.
Redaktur: Rapik Utama







