Home / Kabar Daerah

Rabu, 4 Juni 2025 - 10:19 WIB

Idul Adha 1446 H, Dinas Peternakan Sukabumi Imbau Lintas Ternak Sehat dan Pemotongan Sesuai Syariat

Warga sedang memilih hewan kurban yang sehat disesuaikan syariat di lapak penjual hewan kurban di Sukabumi / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi mengintensifkan pengawasan lalu lintas hewan ternak dan menyosialisasikan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam dan prinsip kesejahteraan hewan.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, dalam keterangannya kepada MediaAksara, menyampaikan langkah antisipatif menghindari potensi penyebaran penyakit hewan menular strategis seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan Anthrak.

“Upaya ini untuk mengamankan pelaksanaan Idul Adha serta mencegah kerugian ekonomi bagi peternak dan risiko zoonosis bagi masyarakat,” ujar Asep, pada Selasa (3/6/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/spk-bodong-dugaan-aksi-nekat-oknum-pegawai-pemkot-sukabumi/

Sebagai bentuk sinergi, Dinas Peternakan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) pada Senin (2/6). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tata cara penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat dan aman dari sisi kesehatan hewan.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi dalam Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) / Foto: Istimewa
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi dalam Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) / Foto: Istimewa

Adapun imbauan teknis dari Dinas Peternakan antara lain:

1. Melalui lintaskan ternak yang telah divaksin PMK.

2. Masuk dan diperiksa di Pos Lalu Lintas Ternak (check-point) Banjar atau Losari sebelum masuk wilayah Jawa Barat.

3. Gunakan aplikasi iSIKHNAS untuk lalu lintas ternak.

4. Pisahkan ternak baru dengan lama selama 14 hari dan amati gejala klinis seperti sariawan, liur berlebih, atau kaki melepuh.

5. Laporkan secara aktif ke petugas kesehatan hewan bila ditemukan gejala sakit.

Baca: https://mediaaksara.id/wow-anggaran-bikin-geregetan-dana-pilkada-2029-di-sukabumi-disiapkan-120-miliar/

Selain itu, Kadis Peternakan beberkan data stok hewan kurban di Kabupaten Sukabumi per awal Juni 2025 adalah: Sapi: 1.600 ekor, Kerbau: 100 ekor, Domba: 6.000 ekor dan Kambing: 600 ekor.

Pantauan lapangan tim Dinas Peternakan memastikan hewan kurban di wilayah Sukabumi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular, terutama PMK.

Baca: https://mediaaksara.id/kontroversi-100-hari-kerja-wali-kota-sukabumi-hmi-lapor-ke-kemendagri-desak-tiga-tuntutan/

Pesan penting Dinas Peternakan bagi masyarakat, diantaranya: Pilih hewan yang sehat dan sesuai syariat, Jika mendatangkan ternak dari luar Sukabumi, wajib sertifikat kesehatan hewan, Gunakan bahan pengemasan daging yang aman bagi kesehatan.

Soal pelaksanaan kurban di instansi, Asep menyebutkan Dinas Peternakan tidak melaksanakan kurban secara institusi, namun staf melakukannya secara mandiri di kediaman masing-masing. Lalu, Dinas juga membuka layanan pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) milik dinas yang siap beroperasi dari hari H hingga hari tasyrik.

 

Reporter : Yadi

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Pemdes Bantargadung Klarifikasi Perbedaan Volume Pembangunan Jalan dengan Dokumen RAB

Kabar Daerah

Pengusaha Sukabumi Tuntut Pengembalian Dana Rp218,25 Miliar Terkait Kerja Sama Dapur MBG

Kabar Daerah

BPK PENABUR Cicurug Integrasikan STEM, Robotik, Coding, dan AI dalam Kurikulum: Siapkan Generasi Industri Masa Depan

Kabar Daerah

Warga Gotong Royong Tambal Jalan Rusak Perbatasan Bantargadung – Cikidang, Harapkan Perbaikan Permanen

Kabar Daerah

Tim Voli Putra Muspika Jampangkulon Juara Karang Taruna Cup Ciparay 2026

Kabar Daerah

Semarak Anak Ikuti Playdate Literasi Digital, Sukabumi Perkuat Peran Orang Tua Mendidik Generasi Cerdas Teknologi

Kabar Daerah

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Sukabumi Gaungkan Aksi Nyata Kelola Sampah dan Keadilan Iklim

Kabar Daerah

Heboh! Dari Kawasan Wisata Sukabumi, Ilmuwan Temukan Bakteri Baru yang Berpotensi Mengubah Dunia Industri dan Kesehatan