Home / Kabar Daerah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:31 WIB

Heboh! Dari Kawasan Wisata Sukabumi, Ilmuwan Temukan Bakteri Baru yang Berpotensi Mengubah Dunia Industri dan Kesehatan

Peneliti FMIPA Universitas Indonesia menemukan spesies bakteri baru Thermus javaensis di obyek wisata Geyser Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Potensi alam Kabupaten Sukabumi kembali menarik perhatian dunia. Tidak hanya dikenal memiliki panorama wisata yang memukau, wilayah ini kini mencatatkan prestasi membanggakan di bidang ilmu pengetahuan internasional.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengungkapkan kawasan Geyser Cisolok menjadi lokasi ditemukannya spesies bakteri termofilik baru oleh tim peneliti dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia.

Spesies baru tersebut diberi nama Thermus javaensis sp. nov., yang ditemukan di lingkungan bersuhu ekstrem di kawasan sumber air panas Geyser Cisolok, salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Sukabumi.


Penelitian ini dipimpin oleh Wellyzar Sjamsuridzal, bersama Fitria Ningsih, Mazytha Kinanti Rachmania, dan Dhian Chitra Ayu Fitria Sari, serta melibatkan kolaborator internasional dari Jepang dan Korea Selatan.

Keunikan bakteri tersebut terletak pada kemampuannya bertahan hidup pada suhu sangat tinggi yang mendekati titik didih air. Karakteristik ini menjadikan Thermus javaensis memiliki potensi besar untuk pengembangan berbagai sektor, mulai dari industri, kesehatan, bioteknologi, hingga produksi enzim tahan panas yang dibutuhkan dalam berbagai proses teknologi modern.

Penemuan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kekayaan alam Sukabumi tidak hanya bernilai dari sisi pariwisata, tetapi juga menyimpan sumber daya hayati yang berpotensi memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi global.


Kawasan Geyser Cisolok yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam kini semakin istimewa karena turut menjadi laboratorium alami bagi para ilmuwan dalam mengungkap keanekaragaman mikroorganisme yang belum banyak diketahui.

Ali Iskandar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam Sukabumi. Menurutnya, lingkungan yang terjaga bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menjadi sumber penelitian, pendidikan, dan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi generasi masa depan.

Penemuan Thermus javaensis menjadi pengingat bahwa di balik keindahan alam Sukabumi tersimpan potensi besar yang mampu membawa nama daerah ini ke panggung dunia.

 

Sumber : Gurilapss Dispar Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Sukabumi Gaungkan Aksi Nyata Kelola Sampah dan Keadilan Iklim

Kabar Daerah

Liburan Rasa Santorini di Sukabumi! Resort Estetik Kaki Gunung Gede Pangrango Jadi Buruan Wisatawan

Kabar Daerah

Retribusi Kebersihan Alun-Alun Dipungut, DLH Kota Sukabumi Mengaku Tak Pernah Terima Setoran

Kabar Daerah

RSUD Jampangkulon Gencarkan Edukasi Hipertensi, Ajak Masyarakat Waspadai Penyakit “Silent Killer”

Kabar Daerah

Lapas Sukabumi Kerja Bakti Libatkan Warga Binaan Wujudkan Lingkungan Sehat

Kabar Daerah

Bangkit dari Patah Hati, Magnet Band Sukabumi Siap Guncang Radio Nasional Lewat EP Terbaru “Matahari Hati”

Kabar Daerah

Pedagang Alun-Alun Sukabumi Keluhkan Iuran Kebersihan, Pengangkutan Sampah Dinilai Tidak Maksimal

Kabar Daerah

Wartawan Tak Boleh Kalah dari Medsos! Direktur UKW PWI Pusat Ungkap Strategi Bertahan di Era Disrupsi Digital