WBP Lapas Sukabumi Tanamkan Nilai Kehidupan Lewat Pramuka untuk Warga Binaan / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 12 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Sukabumi ikut bagian dalam Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan pada Rabu, 25 Juni 2025. Kegiatan merupakan bagian dari rangkaian Hari Pramuka Nasional ke-64 yang digelar serentak di seluruh Indonesia oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).
Mengangkat tema “Tangguh dalam Cobaan, Tumbuh dalam Pembinaan”, perkemahan dipusatkan di Lapas Cibinong dan Rutan Depok diikuti oleh 676 peserta,terdiri dari 468 WBP dan 196 anggota Pramuka dari berbagai sekolah.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menegaskan keikutsertaannya adalah bentuk komitmen pihaknya dalam menghadirkan pembinaan berbasis karakter, bukan sekadar penahanan.
“Kami ingin menunjukkan Pramuka bukan sekadar simbol seragam. Kami tanamkan nasionalisme, kemandirian, dan etika sosial agar WBP siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi tangguh,” ujarnya.
Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, dalam sambutannya menyebut kegiatan kepramukaan sebagai sarana strategis pembinaan karakter. Ia menekankan setiap manusia, termasuk WBP, berhak mendapatkan kesempatan kedua.
Selama kegiatan, para WBP terlibat dalam berbagai aktivitas kepramukaan seperti yel-yel kebangsaan, semaphore dance, senam Pramuka, lomba pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, dan bela negara. Aktivitas ini menjadi ruang pembelajaran nilai-nilai kehidupan seperti disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan cinta tanah air.
Budi Hardiono juga menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Sukabumi dan seluruh jajaran pembina yang telah mendukung program kepramukaan di Lapas.
“Sinergi semua pihak sangat penting. Pembinaan tak bisa berdiri sendiri. Kami yakin, lewat kerja bersama, Lapas bisa menjadi ruang perubahan, bukan sekadar penahanan,” tambahnya.
Reporter : Nalds
Redaktur: Rapik Utama







